JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Sebanyak tujuh perguruan tinggi di Kota Jayapura yang tergabung dalam Kelompok 26 Jayapura mengikuti kegiatan hibah pembinaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dari Ditjen Belmawa Kemendikbudristek.
Adapun perguruan tinggi yang ikut serta yakni Universitas Ottow Geissler Papua (UOGP), Institut Swadiri, Universitas Sepuluh November Papua, Sekolah Tinggi Filsafat Teologi GKI Izaak Samuel Kijne, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Silas Papare, Universitas Internasional Papua, serta Institut Teknologi dan Bisnis UTBKP Jayapura,
Kegiatan ini dipusatkan di Hotel Horizon Kotaraja, Jayapura, Senin (6/10/2025), dengan UOGP bertindak sebagai pelaksana utama.
Ketua Panitia sekaligus Direktur Lembaga Penjaminan Mutu UOGP, Reni Koibur menjelaskan bahwa Kelompok 26 Jayapura merupakan salah satu penerima hibah dari Kemendikbudristek dengan total dana hampir Rp400 juta. Hibah ini digunakan untuk memperkuat sistem penjaminan mutu di tujuh kampus tersebut.
“Dalam kegiatan ini ada empat rangkaian, dan saat ini merupakan kegiatan ketiga, yakni Praktek Baik Implementasi SPMI serta pelatihan auditor internal. Nantinya peserta yang lulus akan mendapatkan sertifikat auditor, sehingga bisa melakukan audit mutu di prodi maupun lintas perguruan tinggi,” ujar Reni.
Ia menambahkan, pada kegiatan pertama bulan Agustus lalu telah dilakukan diseminasi kebijakan penjaminan mutu, yang ditandai dengan penandatanganan MoU antar tujuh perguruan tinggi. Selanjutnya pada September, kegiatan kedua berupa revisi perangkat SPMI.
“Harapan kami lewat kerjasama ini, tujuh perguruan tinggi di Jayapura bisa bersinergi meningkatkan mutu, sehingga ke depan semakin banyak prodi yang memperoleh akreditasi baik sekali hingga unggul,” imbuh Reni.
Reni juga menyoroti pentingnya auditor internal di kampus. Menurutnya, selama ini masih ada perguruan tinggi yang belum memiliki auditor tersertifikasi.
“Inilah momentum penting, karena tanpa auditor internal perguruan tinggi akan kesulitan mengukur dan memperbaiki mutu. Melalui kegiatan ini, kami berharap kualitas kampus Papua akan semakin meningkat,” tutupnya. (Hubertus Gobai/Redaksi NL)





Apa komentar anda ?