PUNCAK JAYA, NOKENLIVE.Com – 25 September 2025, Bupati Puncak Jaya, Yuni Wonda, memaparkan strategi pemulihan daerah pasca pelaksanaan pilkada dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-2 Papua Tengah yang digelar di Sasana Kaonak, Kabupaten Puncak Jaya, Kamis (25/9/2025).
Dalam laporannya, Yuni menyampaikan kondisi terkini Puncak Jaya yang pada 8 Oktober mendatang akan memperingati HUT ke-28. Saat ini, daerah tersebut memiliki 27 distrik, 302 kampung, dengan jumlah penduduk mencapai 237 ribu jiwa.
“Kami bersama wakil bupati baru satu bulan dua minggu menjalankan tugas setelah dilantik pada 17 Juni 2025. Walaupun dinamika politik begitu berat, atas kehendak Tuhan kami bisa menjalankan tanggung jawab ini,” ujar Yuni Wonda.
Ia menegaskan, pasca pilkada lalu, masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan. Beberapa di antaranya adalah pengungsian akibat bentrokan, kerusakan fasilitas publik, terbatasnya akses pendidikan dan kesehatan, serta belum optimalnya infrastruktur dasar seperti listrik, air bersih, dan internet. “Masih ada ketegangan sisa konflik politik. Distribusi tenaga guru dan kesehatan belum merata, sementara masyarakat masih sangat bergantung pada bantuan pemerintah,” jelasnya.
Meski menghadapi kendala, pemerintah daerah mencatat sejumlah capaian. Kabupaten Puncak Jaya berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Papua Tengah untuk laporan keuangan tahun 2024. Selain itu, pembangunan jalan antar distrik, revitalisasi sekolah dan puskesmas, serta peningkatan tenaga pendidik terus berjalan.
Di sektor kesehatan, prioritas diberikan pada imunisasi, penanganan stunting, dan pembangunan rumah sakit rujukan. Sementara di bidang ekonomi, pemda mendorong penguatan koperasi dan UKM berbasis komoditas lokal seperti kopi, ubi, serta kerajinan tangan.
Untuk rencana ke depan, Yuni menekankan pentingnya pemulihan stabilitas sosial, rekonsiliasi masyarakat, pembangunan infrastruktur terpadu, serta pengembangan ekonomi lokal. “Kami ingin membalikkan stigma bahwa Puncak Jaya adalah daerah konflik. Dengan dukungan gubernur, wakil gubernur, dan seluruh kepala daerah, Puncak Jaya harus menjadi daerah pembangunan,” tegasnya.
Menutup laporannya, Yuni menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan dalam penyelenggaraan Rakerda. “Namun kami percaya, setelah melihat wajah Puncak Jaya dan merasakan udara sejuknya, akan ada kerinduan untuk kembali datang ke sini,” ujarnya. (Lisa)







Apa komentar anda ?