Jayapura, NOKENLIVE.COM – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya resmi membuka kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang berlangsung di Hotel Horison Kotaraja, Kota Jayapura, pada 22 September 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Lanny Jaya, serta memastikan pengelolaan birokrasi yang lebih efektif dan profesional dalam lima tahun ke depan.
Bupati Lanny Jaya, Alitinius Yigibalom, dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan dan pelayanan publik. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kita untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan mempercepat pembangunan di Kabupaten Lanny Jaya,” ujar Bupati Alitinius.
Sebanyak delapan pejabat dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti Uji Kompetensi, sementara tiga pejabat lainnya menjalani Evaluasi Kinerja dalam rangka memperkuat kapasitas pemerintahan daerah. Bupati berharap, kegiatan ini dapat menghasilkan pejabat yang memiliki kompetensi terbaik dan dapat menduduki posisi sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya.
“Penting bagi kami untuk memastikan bahwa pejabat yang menduduki posisi tinggi memiliki kompetensi, integritas, dan kinerja terbaik,” tambah Bupati Alitinius, menekankan pentingnya sistem merit dalam rotasi jabatan dan penataan birokrasi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPPA) Kabupaten Lanny Jaya, Semuel Yigibalom, dalam laporannya menjelaskan dasar hukum dari pelaksanaan kegiatan ini. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017, dan Peraturan Menteri PAN-RB tentang Manajemen Talenta ASN. Selain itu, kegiatan ini juga mendapat persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari upaya kita menegakkan sistem merit dalam manajemen ASN,” jelas Semuel Yigibalom. Ia berharap hasil dari kegiatan ini dapat memberikan rekomendasi terbaik dalam rangka penguatan sistem merit dan memastikan pejabat yang menduduki jabatan tinggi memiliki kompetensi yang sesuai.
Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengevaluasi kompetensi dan kinerja pejabat, tetapi juga untuk membuka kesempatan lelang jabatan sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam memperkuat sistem merit dan birokrasi pemerintahan. Semuel menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi dasar untuk rotasi, mutasi, dan promosi jabatan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin–Selasa, 22–23 September 2025. Pada hari pertama, peserta mengikuti pembukaan, arahan teknis, dan penulisan makalah, sedangkan pada hari kedua dilaksanakan wawancara untuk Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja.
Bupati Lanny Jaya berharap melalui kegiatan ini, pejabat yang sudah menjalani Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja dapat menduduki jabatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Lanny Jaya. “Kami berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, jujur, dan penuh tanggung jawab, karena hasilnya akan menjadi pertimbangan penting dalam penataan birokrasi dan pembangunan daerah,” tambah Bupati.
Kegiatan ini juga merupakan momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun pemerintahan yang bersih, berwibawa, dan berpihak kepada rakyat, sesuai dengan visi Kabupaten Lanny Jaya: Membangun dari Kampung ke Kota (MCS).
“Kami yakin bahwa dengan uji kompetensi dan evaluasi kinerja ini, kita dapat menciptakan birokrasi yang lebih profesional dan siap menghadapi tantangan ke depan,” tutup Kepala BKPPA Kabupaten Lanny Jaya, Semuel Yigibalom.
Dengan dibukanya kegiatan Uji Kompetensi dan Evaluasi Kinerja Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kabupaten Lanny Jaya, diharapkan dapat menghasilkan pejabat-pejabat yang kompeten, profesional, dan berdedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya peningkatan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis pada meritokrasi. (Redaksi).





Apa komentar anda ?