JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan bahwa pajak daerah merupakan investasi penting bagi pembangunan kota dan bukan sekadar kewajiban administratif.
Hal ini disampaikan dalam pertemuan bersama para pelaku usaha jasa perhotelan, restoran, dan hiburan di Kota Jayapura, di Mercure Hotel pada hari Selasa (23/9/2025).
“Pertama-tama kita bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas kasih-Nya kita masih diberikan kesehatan dan kekuatan. Pertemuan ini sangat penting karena menyangkut komitmen bersama dalam membangun Kota Jayapura melalui kontribusi pajak daerah,” kata Abisai.
Ia menjelaskan, pajak dari sektor hotel, restoran, dan hiburan (HRH) menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan, mulai dari infrastruktur hingga pelayanan publik, “ ungkapnya.
“Setiap rupiah pajak yang dibayarkan akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan kota,” ujarnya.
Sementara itu, sesuai dengan target PAD 2025 Kota Jayapura sebesar Rp 290 Miliar dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, target dan hingga 19 September 2025 telah terealisasi Rp217,8 miliar.
“Walikota mengapresiasi, wajib pajak yang telah konsisten melaksanakan kewajibannya dan mendorong peningkatan kepatuhan melalui sistem digitalisasi pajak, “ ucapnya.
Lanjutnya, pihaknya akan terus berinovasi dalam pelayanan, termasuk sistem digital agar pembayaran lebih mudah dan transparan.
Abisai juga menekankan pentingnya integritas aparatur pemerintah dalam proses pemungutan pajak. Ia mengingatkan bahwa tidak boleh ada pungutan tidak resmi, keterlambatan layanan, maupun penerimaan gratifikasi dalam bentuk apa pun.
“Pelayanan pajak harus berdasarkan aturan dan transparan. Tidak boleh memperlambat pelayanan dengan alasan apapun,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen menciptakan iklim usaha yang aman dan kondusif, serta membuka ruang dialog dengan pelaku usaha.
“Kami menyadari bahwa menjalankan usaha di sektor HRH tidak mudah. Pemerintah akan terus hadir menciptakan suasana yang mendukung pertumbuhan usaha dan pariwisata di Kota Jayapura,” pungkasnya.
Wali Kota mengajak masyarakat dan pelaku usaha untuk memandang pajak sebagai bagian dari upaya bersama membangun Jayapura yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Reporter : Melviandres Pamanggori





Apa komentar anda ?