WAMENA, NOKENLIVE.com– Setelah sempat terhenti akibat aksi pemalangan oleh sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN), pelayanan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua Pegunungan kini kembali berjalan normal.
Untuk memastikan hal tersebut, Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mendatangi langsung kantor PUPR pada Jumat (22/8/2025).
Aksi pemalangan yang terjadi sehari sebelumnya dipicu persoalan internal di lingkungan dinas. Meski begitu, kantor akhirnya kembali dibuka pada Kamis sore dan pelayanan masyarakat kembali dilanjutkan.
Baca juga: Wagub Papua Pegunungan: Stop Budaya Bayar Denda untuk Kasus Pembunuhan
“Masalah pasti bisa diselesaikan. Karena itu, saya minta seluruh ASN fokus melayani masyarakat. Ini bukan waktunya berpolitik, tetapi saatnya bekerja,” tegas Ones Pahabol di hadapan pegawai PUPR.
Ia menilai pemalangan kantor tidak sejalan dengan etika dan disiplin ASN, sekaligus merusak citra lembaga pemerintahan. Ones mengingatkan agar setiap perbedaan diselesaikan melalui mekanisme yang tepat dan dengan cara-cara profesional.

Mewakili jajaran ASN PUPR, Kepala Bidang Sumber Daya Alam (SDA), Wokonius Kogoya, menyampaikan permintaan maaf atas insiden tersebut. Ia mengakui pemalangan terjadi karena adanya miskomunikasi di internal dinas.
“Kami menyampaikan permohonan maaf. Ke depan, kami berkomitmen membangun komunikasi yang lebih baik sehingga peristiwa seperti ini tidak terulang lagi. Fokus utama kami adalah bekerja untuk masyarakat, bukan pada urusan politik,” ujar Wokonius.
Dengan dibukanya kembali kantor PUPR, pemerintah berharap pelayanan publik di Papua Pegunungan kembali stabil dan dapat dijalankan secara maksimal demi kebutuhan masyarakat. (Redaksi NL/Fredik).





Apa komentar anda ?