WAMENA, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan menggelar apel pagi dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Pegunungan, Wamena, Jumat (2/5/2026). Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian program pendidikan yang dirancang untuk mendorong lahirnya generasi unggul di wilayah pegunungan Papua.
Mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta untuk Mewujudkan Pendidikan Bermutu bagi Semua”, apel tersebut diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN), Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Tim Penggerak PKK, para guru, serta perwakilan siswa dari delapan kabupaten, yakni Jayawijaya, Tolikara, Lanny Jaya, Nduga, Yalimo, Pegunungan Bintang, Yahukimo, dan Mamberamo Tengah. Peserta berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai PAUD hingga SMA.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Pegunungan, Simon Sembor, menegaskan bahwa peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi diisi dengan program nyata yang menyentuh langsung dunia pendidikan.
“Kami melaksanakan berbagai kegiatan, mulai dari kunjungan ke sekolah-sekolah hingga pemberian bantuan buku bagi siswa, baik di tingkat TK maupun SD,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga menggelar berbagai lomba edukatif seperti cerdas cermat, lomba pidato, dan senam kreasi untuk meningkatkan minat dan bakat siswa. Kegiatan tersebut dilaksanakan di delapan kabupaten, dengan sebagian besar berlangsung secara daring dan satu kabupaten, yakni Jayawijaya, digelar secara tatap muka.
Dalam pelaksanaannya, Dinas Pendidikan Papua Pegunungan turut menggandeng Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Papua serta perguruan tinggi seperti Universitas Cenderawasih guna meningkatkan kualitas kegiatan dan memberikan motivasi kepada peserta didik.
“Kolaborasi ini penting untuk menumbuhkan semangat belajar, khususnya dalam meningkatkan minat membaca dan prestasi siswa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Simon menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan ini merupakan bagian dari visi pemerintah daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara orang tua, guru, dan pemerintah dalam mewujudkan hal tersebut.
Tak hanya itu, Pemprov Papua Pegunungan juga mulai menyiapkan program pendidikan jangka panjang melalui pembangunan sekolah berkarakter serta pusat pelatihan bertaraf global.
Salah satunya adalah rencana pengembangan Global Training Center di kawasan Arahapua, yang akan menjadi wadah pembinaan bagi siswa berprestasi. Program ini dirancang untuk menampung lulusan terbaik SMA dan memberikan pendidikan lanjutan sebelum melanjutkan ke perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.
Sebagai bagian dari peringatan Hardiknas, pemerintah juga menggelar kegiatan penghijauan dengan menanam sekitar 100 pohon di kawasan pendidikan, termasuk di area Global Training Center dan Isema Christian Home di Wamena.
Di akhir kegiatan, Simon Sembor menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari sekolah, guru, orang tua, hingga jajaran pemerintah daerah.
Peringatan Hardiknas 2026 di Papua Pegunungan diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor serta mendorong lahirnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing menuju Indonesia Emas 2045.
(Tundemin Kogoya/Redaksi)





Apa komentar anda ?