JAYAPURA, NOKENLIVE.com- Harga beras mengalami kenaikan di Pasar Youtefa , Distrik Abepura, Kota Jayapura, provinsi Papua.
Seorang Pedagang Beras di Pasar Youtefa, Nurul menyampaikan, harga beras SPHP milik Bulog mengalami kenaikan dari harga pemerintah, yakni Rp62.500/5 Kg.
Selain itu, harga beras Bulog yang 50 Kg bisa dijual dengan harga Rp750.000,-. Sedangkan beras 20 Kg dijual dengan harga 350.000,-, maka keuntungannya hanya Rp10.000,- sampai 20.000,-.
Menurut Nurul, untuk enceran sendiri, awalnya di jual Rp14000/1kg, namun karena harga beras naik, mama sekarang dijual Rp17000/1kg.
“Kadang pembeli tawar, tetapi kami hanya dapat keuntungan untuk jual enceran hanya Rp1000,-, sehingga memang kita biasa jual lebih bagus per karung,” ujarnya.
Kata Nurul, ia sering menghadapi pembeli yang selalu menanyakan kenapa beras mengalami kenaikan, padahal sebelumnya harga yang dibeli sebelumnya misalnya Rp.350.000,-, kenapa ada naikan.
Baca juga: Bulog Wilayah Papua Pastikan Stok Beras Tersedia Hingga Hari Raya Lebaran, Sekitar 3.500 Ton Lebih
Selain itu, Pedagang Beras lainnya di Pasar Youtefa, Injur menyampaikan, sebenarnya harga beras semua yang menentukan dari Makassar dan Jawa, pihaknya disini sebagai pedagang hanya mendapatkan keuntungan hanya Rp10.000,- sampai Rp20.000,-.
“Di keliling Pasar Youtefa, harga beras di Jayapura, Papua naik dengan harga yang sama. Harga beras ini ditentukan dari Makassar dan Jakarta, tetapi kami disini hanya menjual dan mendapatkan keuntungan Rp10.000,- sampai 20.000,- saja,” ujarnya
“Kami jual eceran beras bulog pasti untung Rp10.000,-. Kami jual beras per karung juga keuntungan sama, yakni Rp10.000,-.
Baca juga: PJ Gub Ribka Halluk Tinjau Gudang Bulog Pastikan Ketersediaan Beras Jelang Lebaran
Injur berharap pemerintah bisa melakukan stabilitas harga beras, agar masyarakat tidak mengeluh
Selain itu, gaji para pegawai pemerintah lebih tinggi dari masyarakat yang pendapatannya tidak ada.
“Kami penjual beras bulog pun trauma atas kenaikan harga beras bulog yang oleh pemerintah,” katanya.
“Semoga pemerintah membuka mata terhadap masyarakat, agar masyarakat bisa dapat makan, dengan adanya harga yang pemerintah diturunkan,” tutupnya. (Hubertus Gobai/Fredik)
Baca juga: PJ Gub Ribka Halluk Tinjau Gudang Bulog Pastikan Ketersediaan Beras Jelang Lebaran





Apa komentar anda ?