WAMENA,NOKENLIVE.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan berkomitmen untuk menekan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Salah satu langkah yang sedang disiapkan adalah kerja sama dengan PT Freeport Indonesia untuk menyuplai sayur-mayur dari Papua Pegunungan.
Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, mengatakan bahwa selama ini banyak hasil pertanian, khususnya sayur yang dijual oleh mama-mama Papua, tidak laku di pasaran dan akhirnya dibuang atau dibawa pulang tanpa menghasilkan pendapatan.
“Kalau sayur tidak laku, Penjual tidak dapat uang. Harus ada yang membeli. Karena itu, Bapak Gubernur telah membuka akses kerja sama barter antara ikan dan sayur Wamena. Ini sangat positif,” ujarnya usai memantau stan pameran pembangunan di halaman kantor gubernur, (14/08/2025).
Menurut Ones, Freeport selama ini mendatangkan sayur dari luar daerah. Padahal, Papua Pegunungan memiliki potensi pertanian yang melimpah dan mampu memenuhi kebutuhan tersebut.
Melalui kerja sama ini, Freeport diharapkan menghargai dan memanfaatkan hasil bumi masyarakat lokal.
“Mereka (Freeport) bekerja mengambil batu dan emas, tapi untuk sayur saja mereka belum diberi peluang. Ini yang perlu kita sampaikan agar benar-benar dipahami,” tambahnya.
Ones menyebut, momen perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi waktu yang tepat untuk menyuarahkan kolaborasi ini.
Ia berharap semua pihak, termasuk Organisasi Perangkay Daerah (OPD) dan pelaku usaha lokal, turut berperan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya membantu menekan inflasi, tetapi juga memperkuat ekonomi kerakyatan di Papua Pegunungan dengan memaksimalkan potensi lokal. (Redaksi NL/Fredik)





Apa komentar anda ?