JAYAPURA,NOKENLIVE.com- Kepala Divisi Hukum dan Pengawasan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Yohanis Fajar Irianto Kambun menyebutkan pendistribusian logistik pemilihan suara ulang (PSU) Pemilu Kepala Daerah Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pada 6 Agustus 2025 mendatang, tetap memperhatikan perubahan cuaca yang terjadi saat ini di setiap kabupaten/kota di Papua.
“Misalnya pengalaman Pilkada 2024 lalu di Towe Atas, Kabupaten Keerom yang harus membawa logistik melalui sungai, sehingga jika sungai banjir, maka akan menghambat pendistribusian logistik,” ungkapnya saat menghadiri pelantikan Anggota KPPS Se-Kota Jayapura pada Rabu (15/7/2025).
Selain itu, Fajar Arianto menambahkan, hal serupa juga seperti di Sungai Memberamo, Kabupaten Mamberamo Raya, sehingga memang harus diperhatikan secara baik, terkait masalah cuaca saat pendistribusian logistik nantinya.
“Diharapkan sebelum PSU atau H-7 menuju PSU Pilgub Papua, distribusi logistik dan formulir lainnya sudah disalurkan ke distrik-distrik yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota,” katanya.
“Penyaluran logistik ini akan berkolaborasi dengan pihak keamanan setempat, hingga tiba di tempat tujuan nantinya,” sambung dia.
Baca juga: Jelang PSU Pilgub, Ini Pesan Ketua KPU Papua Buat 4.025 Anggota KPPS Se- Kota Jayapura
Fajar Irianto menyatakan, distribusi logistik PSU Pilgub Papua akan memprioritaskan wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) pada 25 Juli 2025 mendatang.
“Sesuai target kami, seluruh surat suara sudah di sortir dan pelipatan surat suara bisa selesai pada 21 Juli 2025, sebelum nantinya disalurkan ke kabupaten/kota yang ada di Papua,” ujarnya.
Baca juga: Apa itu Sanksi Peringatan Keras Yang Diterima KPU Papua
Perlu diketahui bahwa khusus Kota Jayapura sudah beberapa distrik telah selesai melakukan pelipatan suara, tinggal Distrik Jayapura Selatan dan Distrik Jayapura Utara. (Melviandres Pamanggori/Fredik)





Apa komentar anda ?