NABIRE,NOKENLIVE.com- Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan bantuan sandang dan pangan kepada masyarakat yang menjadi pengungsi akibat konflik bersenjata yang terjadi di Intan Jaya, Papua Tengah.
Bantuan Pemerintah Provinsi Papua Tengah ini disalurkan langsung oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Intan Jaya pada Jumat (27/6/2025).
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Intan Jaya Nathaniel Kobogau mengatakan, bantuan tersebut diberikan Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah. Oleh karena itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Baca juga: Pastikan Kondisi Para Pengungsi, Dinsos Intan Jaya Turun Langsung Salurkan Bantuan Sembako
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah atas bantuan yang telah diberikan kepada warga masyarakat kami yang terkena dampak konflik bersenjata di Kabupaten Intan Jaya,” ucapnya.
Oleh karena itu, Nathaniel mengucapkan terima kasih atas perhatian Provinsi Papua Tengah. Ini wujud dan bentuk kehadiran pemerintah di tengah-tengah asyarakat.
“Terima kasih sudah ambil bagian berbagi kasih membantu masyarakat yang mengungsi,” ucapnya.
Nathaniel menjelaskan ada dua distrik, yakni Distrik Hitadipa dan Distrik Sugapa yang masyarakatnya mengungsi ke ibu kota Kabupaten Intan Jaya akibat konflik bersenjata antara TNI dan TPNPB-OPM.
“Ada dua (2) Distrik, yaitu untuk Distrik Hitadipa terdiri dari kampung Hitadipa, kampung Sugapa lama, kampung soanggama, kampung, Zanaba, kampung Wabui,
Sementara dari Distrik Sugapa yaitu dari kampung Bambu kuning/jeindapa, kampung ndugusiga yg mengungsi ke ibu kota kabupaten Intan jaya, kurang lebih selama dua bulan berjalan”. Tegasnya.
Selain itu, ia mengaku pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan pihak keamanan, pimpinan Satgas, Kapolres, Kapolsek, Koramil untuk memastikan situasi dan kondisi di dua distrik tersebut agar para pengungsi bisa pulang ke kampung masing-masing.
“Masyarakat mendesak untuk dapat dipulangkan ke kampung asal masing-masing. Jadi kami ambil keputusan koordinasi dan meminta ijin dengan pihak keamanan, apakah masyarakat sudah bisa pulang atau tidak?,” katanya.
Tidak hanya itu, Nathaniel mengaku selama masyarakat pengungsi ke ibukota kabupaten ada beberapa titik yang mereka tinggal, yakni pos pengungsi Kampung Mamba, Kampung Bajemba, Kampung Jogasiga, Kampung Wabogo Agapa, Kampung KambutAdapun bantuan yang diberikan berupa, Pemerintah provinsi Papua Tengah, yaitu Sembako Sembilang bahan pokok, Alat kerja, parang, skop, pakian layak pake, Jacket, atau suiter.
Ia berharap bantuan tersebut dapat berguna dan bermanfaat bagi warga masyarakat terdampak.
“Bantuan ini kami serahkan boleh terima dan pulang ke masing masing kampung dan melakukan aktifitas seperti biasa,” ujarnya,” ungkapnya. (Lisa/Fredik).







Apa komentar anda ?