JAYAWIJAYA, Nokenlive.Com – Personel Kepolisian Resor Jayawijaya sedang mendalami kasus begal yang terjadi di Jalan Papua pada Selasa, (30/7) dan mengakibatkan korban dilarikan ke RSUD Wamena akibat luka sayatan di bagian kepala.
Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolres) Jayawijaya Kompol Muh. Nurbakti di Wamena, Rabu, mengaku sudah memerintahkan anggotanya untuk mengejar dua pelaku begal yang terekam kamera pengawas.
“Tadi saya sudah memanggil anggota opsnal reskrim untuk mendalami kasus tersebut dan melakukan pemetaan sehingga laporannya nanti akan diberikan terkait dengan kasus tersebut,” katanya.
Kasus tindak pidana penganiayaan yang menimpa Dani alias Pertambo itu terjadi ketika korban mengendari sepeda motornya dari Phike menuju rumah rekannya di Jalan Papua.
“Dari keterangan saksi Hudi (49), berawal saat korban dari daerah Pikhe hendak menuju rumah temannya. Sesampainya di Lorong Jalan Papua, korban dihadang oleh orang yang tidak dikenal,” katanya.
Saat dihadang, sempat terjadi adu mulut antara pelaku dan korban. Pelaku yang saat itu membawa parang, langsung mengayunkan parang ke arah korban dan mengenai kepala bagian kiri. Pelaku kemudian menyerang lagi kepala bagian belakang dengan parang sehingga korban terjatuh.
“Melihat korban terjatuh, pelaku mengambil handphone dan uang milik korban yang berada di saku celana korban, serta membawa kabur sepeda motor Honda Blade warna merah yang dikendarai korban,” katanya.
Korban yang saat itu masih kuat, meminta tolong kepada warga sekitar untuk mengantarnya ke rumah temannya di Jalan SD Percobaan Wamena. Teman yang melihat korban mengalami luka di kepala dan memar di wajah, langsung mengatar korban ke RSUD Wamena.
“Dari kejadian ini korban mengalami kerugian sebesar Rp20 juta,” katanya.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas di lokasi kejadian, aksi begal ini sangat berani sehingga membutuhkan perhatian serius dari berbagai pihak agar tidak terjadi lagi kepada orang lain.
Penulis: Fritson Yewun
Editor: Linda





Apa komentar anda ?