JAYAWIJAYA, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan terus melakukan berbagai langkah dalam menangani stunting di daerah itu.
Untuk di ketahui saat ini stunting masih menjadi masalah serius di masyarakat, sehingga Pemerintah setempat pada Kamis, 6 Juni 2024 melakukan pertemuan untuk membahas langkah-langkah tepat penanganan stunting.
Asisten II Setda Kabupaten Jayawijaya Lekius Yikwa pada acara Rembuk Stunting di Wamena, Kamis, mengatakan persoalan stunting telah mendapat perhatian serius pemerintah pada beberapa tahun terakhir akan terus dilakukan.
“Stunting merupakan isu kesehatan serius yang sampai saat ini telah menjadi perhatian seluruh dunia. Hal ini berarti bahwa ada masalah dalam manajemen penyelenggaraan anggaran pelayanan dasar yang tidak sampai secara lengkap pada kelompok sasaran prioritas yaitu ibu hamil dan anak-anak usia di bawah dua tahun, sehingga perlu ditata kembali,” katanya.
Sejumlah poin penataan yang perlu dibenahi misalnya peningkatan konselin gizi, ketersediaan air minum, sanitasi, perlindungan anak usia dini serta perlindungan sosial.
“Rembuk stunting hari ini adalah momen tepat untuk mendiskusikan berbagai langkah nyata yang dapat kita ambil bersama. Saya mengajak tim koordinasi yang selama ini telah bekerja agar tetap bersatu padu menemukan solusi tepat dalam mencegah dan mengatasi stunting di Jayawijaya,” katanya.
Lekius Yikwa menginstruksikan tim penurunan stunting dan dinas-dinas terkait memperhatikan segi pengobatan atau perawatan bagi anak – anak yang telah mengalami stunting.
“Ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai dan tenaga medis yang terlatih menjadi faktor penting dalam memberikan perawatan tepat dan memastikan pemulihan mereka. Saya berharap keterlibatan semua pihak dan tetap berpartisipasi aktif dalam upaya pencegahan stunting di Jayawijaya,” katanya.
Karena persoalan stunting berdampak buruk pada pertumbuhan dan perkembangan bangsa, khususnya di Jayawijaya, dia mengimbau pihak – pihak terkait segera menyampaikan informasi stunting terbaru agar dimanfaatkan dalam penyusunan anggaran untuk memperkuat fungsi tim penanganan stunting.
Penulis : Fritson Yewun





Apa komentar anda ?