JAYAPURA, Nokenlive.Com – Wakapolda Papua Brigjen Pol Petrus Patrige Rudolf Renwarin, SH.M.Si. Mengatakan terkait dengan pengamanan pilkada serentak Tahun 2024 di bulan November mendatang di wilayah hukum polda papua, tak beda jauh dengan pengamanan pada pelaksanaan pileg dan pilpres pada bulan Februari 2024 lalu.
Lanjutnya Mantan Wakapolda Papua Barat ini, yang menjadi perhatian pihaknya yakni ketika terjadi penambahan pada TPS di lapangan pada beberapa daerah baik di provinsi induk maupun di daerah otonomi baru, sehingga pihaknya akan melakukan kordinasi dan komunikasi dengan pihak pemda dan penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU di daerah karena sangat berhubungan dengan pergeseran personel polri nantinya.“ Katanya Wakapolda.
Dirinya contohkan seperti di kabupaten Yahukimo ada 50 Distrik dan pasti butuh personil, yang juga bertambah dan pastinya berdampak kepada anggaran keamanan yang cukup meningkat saat pelaksanaan pilkada nantinya.

Tambahnya Brigjen Pol Petrus Petrige Rudolf Renwarin, SH.M.Si. Untuk pengamanan pilkada serentak di wilayah hukum polda Papua sebanyak 3.980 personel yang disiapkan Polda Papua, dan jumlah tersebut belum di tambah dari unsur TNI dan bantuan Brimob Nusantara nantinya.“ Ucapnya.
Hal lain juga yang akan menjadi perhatian, kata wakapolda papua pihaknya tetap antisipasi yang menjadi daerah rawan saat pilkada serentak di Papua tapi juga semua objek vital dan kantor pemerintahan termasuk kantor penyelenggara pemilu baik KPU maupun Bawaslu di daerah masing-masing nantinya.
Dan berharap dukungan pemda terhadap pengamanan pilkada pada bulan November mendatang dapat berjalan sebagaimana mestinya guna menunjang segala aktifitas pengamanan di lapangan.
Penulis: Andika Paman
Editor: Linda





Apa komentar anda ?