JAYAWIJAYA, Nokenlive.Com – Sekelompok warga di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan pada Minggu 18 Februari 2024, membakar satu rumah adat yang dijadikan posko pemenangan bagi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.
Kapolres Jayawijaya AKBP Heri Wibowo di Wamena, Minggu, mengatakan pembakaran dipicu pemukulan terhadap satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Distrik Wouma.
“Atas kejadian tersebut korban pemukulan merasa tidak terima kemudian bersama dengan kelompok masyarakat yang berjumlah kurang lebih 20 orang, melakukan pembakaran satu Honai (rumah adat) yang merupakan posko pemenangan PDI Perjuangan di Distrik Wouma,” katanya.
20 orang itu juga merusak rumah milik satu warga yang merupakan keluarga dari pelaku pemukulan anggota PPS. “Mereka juga merusak kaca rumah milik Maksimus Itlay yang merupakan keluarga dari pelaku,” katanya.

Tidak ada korban jiwa pada insiden pembakaran posko tersebut dan polisi telah mengamankan FM tersangka provokator kejadian itu.
Heri Wibowo memastikan situasi di lokasi kejadian sudah kondusif setelah sejumlah personel diarahkan untuk melerai dan mencegah berlanjutnya tindak kriminal.
“Pelaku dan korban sudah kita bawa ke Polres Jayawijaya untuk dibuatkan laporan polisi terkait kasus penganiayaannya,” katanya.
Polisi mengimbau keluarga dari dua kelompok bertikai untuk tidak melakukan aksi saling membalas sebab persoalan itu telah ditangani penegak hukum.
”Saya harap masyarakat tidak mudah terprovokasi dengan isu yang ada. Mari kita jaga situasi di Wamena tetap aman dan kondusif,” katanya.
Penulis: Fritson Yewun
Editor: Linda





Apa komentar anda ?