Sentani – Nokenlive.com
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendukung pengembangan dan peningkatan ketahanan pangan di kabupaten Jayapura dengan membangunan infrastuktur irigasi.
Selain pembangunan irigasi untuk memenuhi kebutuhan air dilahan persawahan para petani, pemerintah kabupaten Jayapura terus meningkatkan tanaman komoditi unggulan lainnya seperti perluasan pekerbunan lahan tanaman jagung.
Namun salah satu factor utama dihadapi untuk ketersediaan air dilahan persawahan petani yaitu sumber air.
Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Jayapura, David A. Zakaria mengungkapkan, factor utama dihadapi yaitu sumber air yang terbatas guna mengaliri lahan persawahan maupun pembudidayaan tanaman lainnya .
“Satu tahun terakhir ini sumber air kendala utama dihadapi untuk pengembangan peningkatan intensitas tanam ditengah tengah masyarakat,” ungkap, David A. Zakaria kepada wartawan nokenlive.com di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Sementara itu, kata David pemerintah kabupaten Jayapura kini tengah melakukan pembudiyaan jagung dan persawahan di kampung Sumbe dan Karya Bumi distrik Namblong, kabuoaten Jayapura untuk mendukung program nasional terhadap ketahanan pangan daerah.
“Pentingnya tata kelola air dalam mendukung pertanian untuk memastikan aliran air berjalan baik. Kuncinya ada pada ketersediaan sumber air untuk irigasi, baru diikuti dengan teknologi pertaniannya yang memadai,” jelas David.
Untuk menjawab keluhan petani, kata Davis Zakaria pemerintah tengah lakukan koordinasi dengan Balai Sungai dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura untuk bersama-sama atasi masalah ini.
Lanjut Zakaria, telah disiapkan lahan seluas 3 hektar di kampung Sumbe dan Karya Bumi, Besum sebagai tempat untuk pengembangan jagung sebagai sumber benih. Sementara sisa di sekitar lahan itu juga akan ditanami padi sawah termasuk umbi-umbian dan tanaman pangan lainnya.
“Upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini untuk menyikapi amanat atau instruksi bapak Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan ketahanan pangan daerah. Sekaligus juga bagian upaya dalam pengendalian inflansi daerah,” tuturnya.
Sementara itu, komuditi yang menjadi fokus utama pemerintah kabupaten Jayapura guna mendukung ketahanan pangan adalah perluasan lahan perkebunan jagung serta perluasan lahan persawahan serta dibarengi pengembangan tanaman umbi-umbian.
“Kami berharap beberapara kampung di wilayah pembangunan 3 dan 4, tetap ready (siap) dengan lahan-lahan yang sudah disiapkan,” tambahnya.
David memastikan akan terus turun kelapangan melakukan pemantaun seberapa besar potensi produksi diperoleh dari pengembagan lahan-lahan yang di tanam sejumlah jenis komuditi di lahan pertanian petani.(HANS PALEN)





Apa komentar anda ?