YALIMO, nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Yalimo terus mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia Orang Asli Papua (OAP) melalui pelatihan kewirausahaan berbasis pengembangan karakter dan soft skill.
Program pemberdayaan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Yalimo, Dr. Nahor Nekwek, dalam kegiatan pelatihan pembangunan SDM bagi pelaku usaha OAP yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Yalimo, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini diikuti 30 pelaku wirausaha dari lima distrik di Kabupaten Yalimo dan dihadiri sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Bupati Nahor Nekwek menegaskan bahwa pengembangan soft skill menjadi fondasi penting bagi keberhasilan seorang wirausaha. Menurutnya, kemampuan mengelola waktu, mengambil keputusan secara tepat, berkomunikasi dengan baik, serta memiliki etos kerja yang disiplin merupakan faktor utama dalam menghadapi tantangan dunia usaha yang terus berkembang.
“Pelatihan pembangunan sumber daya manusia atau soft skill merupakan pondasi penting bagi keberlangsungan usaha. Manajemen waktu yang baik memungkinkan seseorang wirausaha menetapkan prioritas, menyusun strategi kerja yang efektif, dan menghindari pemborosan energi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selama ini Pemerintah Kabupaten Yalimo melalui Dinas Tenaga Kerja lebih banyak melaksanakan pelatihan keterampilan teknis. Namun pada tahun 2026, program pemberdayaan diperluas dengan pelatihan soft skill guna membentuk karakter, mental, dan jiwa kewirausahaan masyarakat.
Menurut Nahor, kewirausahaan tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga kemampuan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui kreativitas, inovasi, dan keberanian mengambil peluang.

“Kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan bernilai melalui pemikiran kreatif, tindakan inovatif, serta keberanian mengambil risiko guna memanfaatkan peluang yang ada,” katanya.
Ia juga mendorong para peserta untuk terus belajar dan tidak takut memulai usaha meskipun masih memiliki keterbatasan.
“Mau belajar yang penting mulai, perbaiki kesalahan sambil jalan, bukan menunggu untuk sempurna,” pesannya.
Pelatihan tersebut mencakup berbagai materi, antara lain pengembangan karakter dan motivasi diri, kepemimpinan dan kerja sama tim, komunikasi efektif, etika kerja dan profesionalisme, manajemen waktu, disiplin kerja, pengembangan kepercayaan diri, serta perencanaan karier dan pengembangan diri. Yang dibawakan oleh Yose Alfan Ohee dari Lembaga Pelatihan Pendidikan Dan Pengelolaan Tenaga Kerja Papua.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Yalimo berharap para peserta memiliki peningkatan kapasitas, kecakapan personal, dan kesiapan mental yang lebih baik sehingga mampu bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menciptakan wirausahawan OAP yang tangguh, produktif, dan mampu berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
(Menas – Redaksi DA)





Apa komentar anda ?