Jayapura, Nokenlive.com
Telah didukung infrasruktur dermaga pelabuhan laut yang memadai, penjabat bupati kabupaten Sarmi, Markus Mansnembra dorong pemerintah pusat melalui kementerian Perhubungan membuka akses kapal Pelni berlabu di Sarmi.

Kapal putih sebutan lain peruhasaan plat merah PT. Pelayaran Indonesia (PT Pelni), seperti diungkapkan Penjabat Bupati Sarmi, Markus Mansnembra bahwa harapan besar masyarakat Sarmi agar kapal Pelni bisa masuk berlabu di pelabuhan Sarmi melayani masyarakat didaerah itu.
“Harapan besar masyarakat kabupaten Sarmi supaya kapal Pelni dapat sandar dan berlabu di kabupaten Sarmi,” kata Penjabat Bupati Sarmi, Markus Mansnembra kepada wartawan di Kejari Jayapura saat penyerahan aset oleh Kejari Jayapura kepada pemerintah Sarmi, Senin, (27/02/23).
Pejabat Bupatu Markus Mansnembra menjelaskan, dari sisi kesiapan infrastruktur pelabuhan sudah sangat layak dan siap di sandari kapal berkapasitas besar termasuk kapal penumpang milik PT Pelni itu sendiri.
Markus Mansnembra menyampaikan, saat ini pihaknya terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui kementrian Perhubungan dan pihak PT Pelni guna mendorong percepatan pelayanan transportasi laut agar supaya kapal Pelni bisa berlabu ke pelabuhan di kota ombak, julukan kota Sarmi.
Ia mengungkapkan, bagi pemerintah dan masyarakat Sarmi akan jadi sebuah kebanggaan tersendiri apabila kapal putih atau kapal Pelni bisa sandar dan berlabu di pelabuhan Sarmi.
“Bahkan kalau tidak sandar, mungkin hanya berlabu saja di Sarmi sudah cukup bagi masyarakat di kabupaten Sarmi,” guyon Markus Mansnembra disambut gelak tawa sejumlah wartawan termasuk wartawan nokenlive.com.
Pejabat Bupati Markus Mansnembra menambahkan, apabila pemerintah pusat melalui kementrian Perhubungan RI dapat menjawab kebutuhan ini, akan sangat membantu masyarakat setempat dari sisi pemasaran hasil pertanian dan perkebunan keluar kabupaten Sarmi.
“Hasil pertania masyarakat Sarmi cukup melimpah. Tapi daya beli masyarakat masih relatif rendah bahkan minim. Oleh karena itu apabila kapal Pelni berlabu melayani masyarakat Sarmi mereka bisa menjual hasil diluar kabupaten Sarmi melalui kapal putih baik ke Jayapura, Manokwari, Sorong, bahkan ke pulau Jawa nantinya,tutup Markus Mansnembra.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?