Jayapura – Nokenlive.com
Setelah dua hari berada di kota Jayapura, melakukan uji kelayakan terhadap seluruh aspek pendukung stadion Mandala Jayapura, akhirnya tim risk asesment Mabes Polri dari Direktorat Pengamanan Objek Vital Badan Pemelihara Keamanan telah memutuskan hasil uji kelayakan stadion Mandala Jayapura mencapai nilai 60 persen.

Hasil penilaian 60 persen stadion Mandala Jayapura merupakan homebase tim liga 2 Persewar Waropen masuk kategori cukup baik digunakan ivent pertandingan olahraga termasuk sepakbola.
Meskipun dalam penilaian cukup baik, namun ketua tim risk asesment Dirpamovit Barhakam, Mabes Polri, Kombes Pol Purwoko Yudianto kepada wartawan menyampaikan hasil uji kelayakan stadion Mandala ada beberapa hal yang perlu jadi perhatian para pengelola dan penyelenggara pertandingan.
Masalah yang harus dapat perhatian serius mengelola stadion Mandala Jayapura, yakni kebersihan diarea stadion, perawatan diruang CCTV, air Hidran bagi pemadam kebakaran di stadion, dan masalah genset untuk lampu stadion yang perlu diperbaiki.
“Hasil dari uji kelayakan akan disampaikan kepada pihak Polresta Jayapura Kota maupun Polda Papua untuk ditindaklanjuti dengan bobot nilai kami 60 persen,” ucap ketua tim risk asesment Mabes Polri, Kombes Pol Purwoko Yudianto, kepada wartawan di stadion Mandala jayapura, Selasa, (10/1/23).
Kata Kombes Pol Purwoko Yudianto, hasil ini sudah lumayan bagus bagi stadion Mandala Jayapura merupakan salah satu stadion terbaik di Papua yang pernah digunakan dalam ivent piala AFC oleh tim kebanggaan masyarakat Papua yaitu Persipura Jayapura,.

Ditambahkannya bahwa pada umumnya stadion yang ada di Papua sudah sangat layak, hanya butuh perawatan dan perbaikan yang lebih baik oleh para pengelola maupun pengguna stadion itu sendiri.
Seperti halnya stadion Mandala Jayapura yang akan menjadi homebase tim sejuta bakau julukan Persewar Waropen untuk melanjutkan kompetisi liga 2 musim 2022/2023.
Sementara itu, ketua Panpel Persewar Waropen, Frits Ramandey, mewakili ketua umum Persewar Waropen, mengatakan, panitia tim Persewar Waropen memberikan apresiasi terhadap kehadiran tim risk asesment dari Mabes Polri yang telah melakukan uji kelayakan terhadap seluruh sarana prasarana pendukung disekitar area stadion Mandala.
Ini akan menjadi bahan evaluasi yang perlu menjadi perhatian pihak Panpel Persewar Waropen, tapi juga pengelola stadion Mandala Jayapura dalam hal ini Koni Papua.
Frits Ramandey yang juga menjabat sebagai ketua Komnas HAM Perwakilan Papua itu menuturkan, melalui risk asesment ini ada dua hal penting dan prinsip yang perlu menjadi perhatian serius.
“Yaitu pertama; terkait kelayakan dari pada stadion Mandala Jayapura, sebagai homebase tim Persewar Waropen untuk kelanjutan kompetisi liga 2, dan yang kedua; melalui risk asesment akan sangat membantu daripada pihak pengelola stadion dalam hal pihak Koni Papua dan Pengprov Papua selaku pemilik aset stadion Mandala untuk lebih menata keberlangsungan sarana prasarana pendukung di area stadion Mandala yang lebih baik kedepan,” ucap Frits Ramandey.
Dengan adanya risk asesment dari Mabes Polri ini diharapkan setelah proses penilaian akan ada rekomendasi melalui Kapolri ke Polda jajaran dalam waktu dekat supaya kompetisi liga 2 dapat kembali bergulir pada pertengahan bulan Januari atau awal bulan Februari nantinya.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?