Jayapura, Nokenlive.com
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura, Asep Khalid mengatakan, pasca gempa bumi berkekuatan 4,9 skala rickter pada awal tahun 2023 tepatnya (2/1/23) lalu, gempa gempa susulan masih terjadi.
Oleh karena itu pihaknya imbau agar warga kota Jayapura yang berada tempat tinggal di daerah rawan bencana untuk tetap waspada.
“Tetapi agar warga tidak panik dengan selalu memperhatikan informasi resmi dari Badan Meterologi dan Geofisika Klimatologi (BMKG) Wilayah V Jayapura, Papua, terkait cuaca diwilayah Papua umumnya dan khususnya kota Jayapura,” ungkap Kapala BPBD Kota Jayapura, Asep Khalid saat memberi imbauan ke warga disekitar Dok IX Tanjung Ria, Jayapura Utara, kota Jayapuram Selasa malam, (3/1/23).
Kata Asep, akibat sering terjadinya gempa susulan membuat warga dibeberapa titik harus mengungsikan diri.
Seperti terlihat disekitar kawasan pesisir Dok IX, Hamadi dan sebagian lagi ke kantor Walikota disekitar Entrop karena lokasi tersebut berada diketinggian mengantisipasi terjadi pasang surut air laut dikarenakan gempa bumi susulan yang terus berulang terjadi.
Lanjut pria kelahiran kota kembang Bandung, Jabar ini, beberapa faktor yang membuat warga mengungsi yaitu adanya gempa bumi yang terus berulang, sehingga terjadi kepanikan dimana terjadinya air laut surut, kondisi ini membuat warga memilih untuk mengungsi ketempat lebih tinggi.
“Terutama warga yang tinggal di daerah dataran rendah seperti di pesisir Dok IX maupun di Hamadi dan sekitarnya,” ucapnya.

Selain Asep Khalid minga agar warga lebih waspada dan tidak panik, warga juga diminta tidak percaya informasi hoax yang beredar .
Ia menyarankan agar warga lakukan update data terkait cuaca dari sumber resmi yakni BMKG Wilayah V Jayapura.
“Apabila ada warga yang mengungsi supaya tetap memperhatikan rumah tinggalnya agar tidak terjadi hal yang tidak kita inginkan khususnya pencurian dan kebakaran dan lain sebagainya,” jelasnya,.
Sementara itu dari kejadian gempa bumi yang terjadi pada awal tahun 2023 di kota Jayapura, ada beberapa fasilitas umum dan fasilitas perekonomian bahkan sarana kesehatan, mengalami kerusakan ringan.
“Kepada para pemilik perhotelan dan fasilitas perdagangan supaya diperhatikan kontruksinya, karena punya dampak bagi masyarakat umum,” singkat Kang Asep Khalid kepada wartawan nokenlive.com.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?