Jayapura, Nokenlive.com

Dalam rangka mengukur tingkat kehadiran umat serta melihat capaian kinerja para pelayan Tuhan (Pendeta) kepada jemaat selama pelayanan berjalan, maka Tahun 2023 pelayanan Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua melaksanakan pelayanan berbasis data
“Bila pelayan kepada umat jemaat ada yang ada kurang, telebih pertumbuhan jemaat, akan dilakukan evaluasi secara cepat agar pelayanan dapat berjalan baik lagi,” ungkap Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu, ketika membuka Sidang Klasis GKI Port Numbay ke-16 tahun 2022, Rabu,(28/9/22).
Andrikus Mofu berharap dalam Sidang Klasis GKI Port Numbay ke 16 tahun 2022 di Jemaat GKI Syalom Pasifik Indah pasir dua, dapat membicarakan hal-hal penting seputar pelayanan terhadap umat Tuhan baik secara kehadiran dalam peribadatan.
Kepada wartawan nokenlive.com, Andrikus Mofu mengharapkan agar setiap Pendeta maupun pengurus gereja dapat melakukan pendataan secara lengkap dan akurat terhadap jumlah Jemaat GKI, serta mengajak warga atau umat GKI di Klasis Port Numbay menyikapi situasi dunia secara global dan khususnya di Tanah Papua.
Kata Mufu isu lainnya yang tak kala penting mengenai masalah lingkungan hidup dan mendukung program pemerintah daerah baik kota/kabupaten dan tingkat Provinsi Papua.
Pdt. Andrikus Mofu menjeaskan, berdasarkan data yang dimiliki Sinode GKI di Tanah Papua, jumlah jemaat yang tersebar di Tanah Papua sebanyak 1.975 jemaat, mulai dari kota/kabupaten sampai dengan pedalaman serta pos-pos pekabaran injil.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?