Jayapura, Nokenlive.com
Puluhan mahasiswa Nduga dari berbagai perguruan tinggi yang menempuh pendidikan di kota study Jayapura melakukan aksi demo di jalan Biak, lingkaran Abepura, kota Jayapura (05/09/22).
Mahasiswa Nduga yang tergabung dalam dewan pimpinan cabang ikatan pelajar dan mahasiswa Nduga se-Indonesia (DPC IPMNI) mengelar orasi menuntut sejumlah oknum TNI AD yang melakukan pembunuhan terhadap 4 orang warga Nduga di Timika segerah diadili.
Perwakilan korlap aksi demo, Fratinus Uburuangge mengatakan, pihaknya melakukan aksi demo menuntut pelaku pembunuhan 4 orang warga Nduga di kabupaten Mimika untuk segerah diproses hukum.
Para mahasiswa menuntut kepada Presiden RI Joko Widodo, Jendreral Andika Perkasa, Kapolda Papua Mathius Fakhir, Pangdam XVII/Cendrawasih dan Polres Mimika, segerah bertanggung jawab atas pembunuhan 4 warga sipil dengan mutilasi tubuh korban adalah kejahatan kemanusiaan anggota TNI yang melakukan mutilasi harus diadili di pengadilan umum.
Tinus Bujangge mengatakan, mahasiswa Nduga melakukan aksi demonstrasi di lingkaran Abepura atas tindakan pembunuhan dilakukan oknum anggota TNI terhadap 4 orang warga Nduga di Timika.
“Sehingga kami meminta kepada Kapolda Papua Mathius Fahkiri, Jenderal Andika Perkasa dan Kapolri agar kasus ini diselesaikan sesuai dengan mekanisme hukum yang berlaku di negara ini,” Tinus Bujangge.
Beberapa waktu lalu, Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) perwakilan Papua, Frits Ramandey kepada wartawan di Jayapura mengungkapkan, telah membentuk tim khusus guna melakukan investigasi terkait kasus mutilasi warga Nduga di kabupaten Mimika, Timika Papua, setelah pihaknya terlebih dahulu melakukan pertemuan dengan Polda Papua dan pihak Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/Cenderawasih.
Frits Ramandey mengatakan, pihaknya membawa seluruh tim penyelidik dari Komnas HAM Papua dalam rangka investigasi terkait kasus pembunuhan dengan cara mutilasi yang terjadi di kabupaten Mimika.(TIMOTIUS BOMA)





Apa komentar anda ?