ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Curah Hujan Rendah Debit Air Diwilayah Kota Jayapura Turun hingga 50 Persen

Curah Hujan Rendah Debit Air Diwilayah Kota Jayapura Turun hingga 50 Persen

Dirut PDAM : Kepada pelanggan air PDAM agar menampung air bersih pada saat diberlakukan jam penggiliran air. Penggunaan air juga diharapkan bisa berhemat agar pemanfaatannya bisa maksimal.

Oleh : NOKENLIVE
5 September 2022
Di Kabar Port Numbay, Papua Terkini, Serba Serbi Papua, UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Curah Hujan Rendah Debit Air Diwilayah Kota Jayapura Turun hingga 50 Persen

Jayapura, Nokenlive.Com

Mobil tangki milik PDAM Jayapura saat menyuplay air bersih kepada warga kota Jayapura yang terdampak penguruangan jam pelayanan air PDAM.

Kemarau yang melanda kota Jayapura maupun kabupaten Jayapura akibatkan sejumlah intake tersebar diwilayah kota Jayapura mengalami defisit debit air hingga mencapai 50%. Kondisi tersebut memaksa perusahaan daerah air minum, PDAM Jayapura memberlakukan pengurangan jam pelayanan serta benggiliran distribusi air dibeberapa wilayah pelayanan.

Direktur Utama PDAM Jayapura, Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM mengatakan, penurunan debit dibeberapa lokasi sumber air menurun cukup drastis, mengakibatkan PDAM Jayapura harus mengurangi jam pelayanan distribusi air, agar pelayanan tercukupi.

“Berdasarkan pantauan saya, ditemukan sumber air yang mengalami penurunan debit air yang cukup drastis sejak seminggu tak turun hujan, terutama diwilayah Jayapura Utara mencakup intake Bhayangkara, intake Anafre, dan intake Kloofkamp yang mengalami penurunan cukup signifikan hampir 50% dari total produksi,” ungkap Dirut PDAM Jayapura, H. Entis Sutisna di ruang kerjanya kepada wartawan nokenlive, Senin (5/9/22).

Dikatakan, pelayanan di Jayapura Selatan mencakup intake Siborgonyi dan intake Entrop hanya mampu memproduksi 30% dari kapasitas total. Awalnya, PDAM Jayapura mampu memanfaatkan sampai 60 liter/detik, namun sekarang hanya 30% dari total kapasitas produksi yang ada.

Kemudian, produksi diwilayah Abepura terutama di intake Kampwolker ke reservoir taman makam Pahlawan, intake Siborgonyi ke reservoir kampong Buton di Skyline, dan intake Buper juga mengalami penurunan debit air. Hal itu membuat beberapa wilayah turut diberlakukan penggiliran sesuai kapasitas produksi yang tersedia.

Nampak salah satu intake mengalami kekuarangan jumlah debit air bersih yang cukup siknifikan. Oleh karena itu, Dirut PDAM Jayapura, Dr. H. Entis Sutisna, SE, MM menghimbau agar warga kota Jayapura dapat memaksimalkan penggunaan air bersih ketika air PDAM mengalir.

“Untuk wilayah Jayapura Selatan terutama dibelakang pasar Entrop, di jalan Raya Kelapa II Entrop, Jaya Asri dan sekitarnya, Kampung Buton, Perumahan Megapura Skyline, Kampung Biak, juga diberlakukan pengurangan jam produksi dan akan berpengaruh pada penggiliran di masyarakat. Jika kapasitas produksi air dirasa cukup, maka akan segera dialirkan lebih banyak, termasuk di wilayah Abepura, Tanah Hitam, Abe Pantai, BTN Puskopad Lama dan Baru, Kampung Tiba-tiba diberlakukan jam penggiliran yang disesuaikan dengan kondisi produksi air,” jelasnya.

Pengurangan juga terjadi di intake di wilayah Jayapura Utara yang mengalami pengurangan jam produksi dan pembagian jam distribusi, antara lain intake Bhayangkara I, II dan III, APO Kali, APO Bengkel, Gedung Negara dan sekitarnya.

Dengan berkurangnya debit air di kota Jayapura, Direktur Utama menghimbau kepada pelanggan agar menampung air pada saat diberlakukan jam penggiliran air. Penggunaan air juga diharapkan bisa berhemat, agar pemanfaatannya bisa maksimal.

Pihak PDAM Jayapura juga telah mengantisipasi terjadinya kekurangan pasokan air minum selama musim kemarau di kota dan kabupaten Jayapura, dengan menyiapkan mobil tangki air bersih untuk membantu wilayah yang warganya terdampak akibat pelayanan air minum yang dilakukan secara bergilir di kota Kayapura. (ANDIKA PAMAN)

Tags: Dirut PDAM JayapuraDr. H. Entis Sutisna SE MMPDAM Jayapura
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Frits Ramandey : Minim Penonton jadi Perhatian Serius Panpel Persewar Waropen

Berita Selanjutnya

Mahasiswa Nduga Demo Tuntut Oknum TNI Pelaku Pembunuhan Warga Nduga Segerah Diadili

Berita Terkait

Kampung Tobati Jadi Laboratorium Lapangan
Kabar Port Numbay

Kampung Tobati Jadi Laboratorium Lapangan

HUT ke-34 PTAM Jayapura, Wali Kota Titip Pesan Integritas dan Pelayanan Prima
Kabar Port Numbay

HUT ke-34 PTAM Jayapura, Wali Kota Titip Pesan Integritas dan Pelayanan Prima

Realisasi Pajak PBB Kota Jayapura Tembus Rp21,8 Miliar
Kabar Port Numbay

Realisasi Pajak PBB Kota Jayapura Tembus Rp21,8 Miliar

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi
Kabar Port Numbay

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wali Kota Jayapura Ajak Warga Berpartisipasi

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua