Jayapura, Nokenlive.com
Virus corona atau Covid 19 belum usai. Tak terkecuali di kota Jayapura. Hingga saat ini masih ada warga kota Jayapura ditemukan tertular virus yang telah berjalan lebih dari tiga tahun ini. Oleh karena itu, warga kota Jayapura diingatkan untuk mematuhi protocol kesehatan (Protkes) ketat bila berpergian untuk tidak lupa memakai masker, menjaga jarak, rajin menjaga kebersihan serta menghindari kerumunan.
Kepala dinas kesehatan kota Jayapura, dokter Ni Nyoman Sri Antari menegaskan, warga kota harus cerdas dan sadar menjalankan protkes yang ketat apabila dalam kondisi sakit supaya tidak menularkan penyakit kepada keluarga lainnya.
Dokter Ni Nyoman Sri Antari menjelaskan, untuk saat ini pemerintah kota Jayapura tidak membuka lagi rumah isolasi terpusat bagi penanganan pasien covid 19 di kota Jayapura, karena membutuhkan biaya yang besar.
Berita terkait klik dan baca disini……………….
“Oleh karena itu kami harap masyarakat harus sadar menjaga kesehatan melalui melaksanakan protkes ketat dilingkungan tempat tinggal maupun dalam keluarganya, kata dokter Ni Nyoman Sri Antari kepada wartawan nokenlive.com saat dijumpai usai rapat evaluasi penanganan covid 19 di kantor Walikota, Jayapura Jumat, (19/8/2022).
Ni Nyoman mengingatkan masyarakat harus dapat menjaga dirinya agar tidak terpapar covid 19 karena kasus covid 19 sudah berlangsung selama tiga tahun lebih, sehingga masyarakat di kota Jayapura sudah sangat paham dan mengetahui apa yang harus dilakukan.
Terkait penyediaan rumah isolasi, jelas Sri Antasari masih akan melihat trend kasusnya. Apa bila alami peningkatan yang signifikan dan tidak bisa ditampung di rumah sakit, pihaknya akan berkordinasi dengan pimpinan daerah untuk membuka rumah isolasi terpusat bagi pasien covid 19.
Lihat berita terkait lainnya disini……………………….
Dokter Ni Nyoman Sri Antari berharap, pemerintah daerah diluar kota Jayapura agar melakukan tracing atau pemantauan terhadap warganya guna mengetahui kondisi kesehatannya, karena beberapa kasus pasien yang terpapar covid 19 hingga ada yang meninggal di kota Jayapura merupakan warga luar kota Jayapura.
“Hal ini perlu menjadi perhatian semua pihak, sebab jumlah pasien covid 19 di kota Jayapura cenderung terus meningkat sampai Agustus 2022,” tutup Dokter Ni Nyoman Sri Antari.(ANDIKA PAMAN)





Apa komentar anda ?