JAYAPURA, Nokenlive.com – Menyambut Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei 2026, Dinas Pendidikan Kota Jayapura menggelar workshop pembelajaran mendalam (deep learning) dan koding abad ke-21 bagi para kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung di Grand Abe Hotel Jayapura, Selasa (21/4/2026), dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena. Workshop ini diikuti kepala sekolah dari tingkat TK/PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kota Jayapura.
Menurut Bebena, workshop ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan dalam menyambut Hardiknas 2026. Ia berharap materi yang diberikan dapat diterapkan di sekolah masing-masing guna menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan zaman.

Keterangan Foto : Pembukaan Workshop Pembelajaran Mendalam dan Koding bagi kepala sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK guna mendorong kualitas pendidikan berbasis teknologi di Kota Jayapura.
“Semoga materinya dapat diimplementasikan guna menciptakan pembelajaran yang menarik di sekolahnya mulai dari jenjang taman kanak-kanak atau pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah atas dan kejuruan,” ujarnya.
Workshop ini menghadirkan narasumber dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Papua serta Penerbit Erlangga. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan pengembangan keterampilan abad ke-21.
Bebena menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong kepala sekolah untuk berinovasi dalam menciptakan gagasan dan ide pembelajaran mendalam di era globalisasi dan teknologi saat ini.
Ia juga menekankan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi harus sejalan dengan kegiatan non-akademik atau ekstrakurikuler.
“Kegiatan akademik dan non akademik itu harus sejalan, sehingga sekolah perlu mengaturnya dengan sebaik mungkin demi kemajuan sekolahnya tapi juga pengembangan minat bakat peserta didik itu sendiri tentunya,” ungkapnya.

Keterangan Foto : Kepala Dinas Pendidikan Kota Jayapura, Rocky Bebena, memberikan keterangan kepada media terkait pentingnya inovasi sekolah dalam menyambut Hardiknas 2026.
Lebih lanjut, Bebena menilai kegiatan non-akademik memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa. Selain melatih kepribadian dan sikap, kegiatan tersebut juga dapat menjadi benteng dari pengaruh negatif.
“Dengan kegiatan non akademik siswa akan melatih kepribadian juga sikap perilakunya dan bisa terhindari dari hal yang negatif seperti pergaulan bebas dan pengaruh narkoba serta pengaruh teknologi yang merusak mental peserta didik dan sebagainya,” tegasnya.
Ia berharap seluruh peserta workshop dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dengan melibatkan seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, siswa, hingga orang tua dan masyarakat sekitar.
Selain workshop, Dinas Pendidikan Kota Jayapura juga menyiapkan berbagai kegiatan lain dalam rangka memeriahkan Hardiknas 2026. Di antaranya lomba pembuatan video pendek tentang pemanfaatan teknologi secara positif, lomba kebersihan kelas, karnaval, ziarah ke taman makam pahlawan, serta upacara peringatan pada 2 Mei 2026.
Melalui rangkaian kegiatan ini, diharapkan semangat inovasi dan kolaborasi dalam dunia pendidikan semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya generasi yang unggul dan berkarakter di era globalisasi.
(Melviandres Pamanggori/MR)





Apa komentar anda ?