ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Rabu, Juni 10, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » IPSPI Gelar FGD Terkait UU Pekerja Sosial dan Rencana Aksi di Papua

IPSPI Gelar FGD Terkait UU Pekerja Sosial dan Rencana Aksi di Papua

Oleh : Noken Live
22 Juni 2022
Di Provinsi Papua
0
Para Peserta FGD Berpose Bersama Perwakilan Akademisi dan Pelaksana SWLC Aisyah Arifin, P.hd

JAYAPURA, Nokenlive.com

Independen Pekerja Sosial Profesional Indonesia Wilayah Papua menggelar kegiatan Focus Group Discussion atau FGD bersama mitra kerja pada, Selasa 21 Juni bertempat di Ruang Penyuluh Sosial, Dok IX Kota Jayapura.

Pada diskusi di pimpin Dr Ferry Rhendra P. P Sitorus perwakilan dari Akademisi dan Aisyah Arifin P.hd dari Pelaksana SWLC tersebut, IPSPI Papua memaparkan tema Undang-Undang Pekerjaan Sosial Nomor 14 tahun 2019 serta Rencana Aksi Pekerja Sosial Provinsi Papua kepada para mitra kerja diantaranya, Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua, RSUD Jayapura, Perindagkonaker, BNN, Kepolisian, Pekerja Sosial Lansia, Pekerja Sosial Adiksi, Pekerja Sosial Disabilitas, Dinas Sosial Provinsi Papua, Perwakilan SWLC dan Lembaga Kesejahteraan Sosial serta Perwakilan Media setempat.

Pada diskusi tersebut Aisyah Arifin, P.hd selaku Pelaksana SWLC mengungkapkan bahwa perlu adanya sosialisasi baik kepada mitra kerja maupun masyarakat terkait definisi pekerja sosial dan tujuan serta dasar hukum yang menjadi payung bagi pelaksanaan aksi di lapangan serta Rencana Aksi Pekerja Sosial di Papua agar para mitra serta masyarakat memahami dan ikut berpartisipasi dalam penanganan masalah-masalah sosial yang terjadi.

“Tidak banyak yang mengetahui apa sebenarnya fungsi dari pekerja sosial, sehingga kami inginkan ada sinergi bersama para mitra agar keberadaan pekerja sosial di masyarakat bisa diterima bahkan dibantu agar dapat merespon dengan cepat informasi di lapangan”, terangnya.

Sementara itu perwakilan akademisi menerangkan bahwa untuk menjadi pekerja sosial membutuhkan kualifikasi baik melalui tingkat pendidikan, keahlian maupun keterampilan sebagai syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pekerja sosial.
“Jadi pekerja sosial itu harus memiliki pendidikan minimal S1 atau Diploma IV pada bidangnya, lalu memiliki pengalaman mengikuti pelatihan dan seminar termasuk uji kompetensi saat melaksanakan tugas di lapangan, jadi boleh dibilang bukan pekerjaan yang mudah”, ujarnya.

Sementara itu para peserta FGD memaparkan pemikiran-pemikiran terkait Aksi Pekerja Sosial dilapangan termasuk memberikan masukan terkait pencegahan-pencegahan masalah sosial yang sering terjadi di tengah-tengah masyarakat baik yang terkait pengggunaan Narkoba dan Miras maupun upaya rehabilitasi sosial bagi mereka yang seringkali mengulangi pemakaian Narkoba sehingga memberikan dampak terhadap timbulnya persoalan sosial lainnya.

Kegiatan diakhiri dengan komitmen untuk saling melakukan koordinasi antar sesama mitra agar kedepan dapat mencari solusi konkrit bagi setiap persoalan sosial yang timbul di masyarakat dan membutuhkan respon cepat untuk ditangani. (Red)

Tags: Kementrian Sosial Provinsi Papua
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kepala BPKAD Kota Jayapura Harapkan Laporan Dana Kampung Tidak Terlambat

Berita Selanjutnya

Bupati Banua Minta Dukcapil Layani Warga Sampai Jam 6 Sore

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Papua Bersihkan Kali Anafre, 2 Ton Sampah Diangkut
Provinsi Papua

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Pemprov Papua Bersihkan Kali Anafre, 2 Ton Sampah Diangkut

Lulus 100 Persen, 348 Siswa SMPN 9 Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026
Pendidikan

Lulus 100 Persen, 348 Siswa SMPN 9 Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026

Lulus 100 Persen, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026
Pendidikan

Lulus 100 Persen, SMP YPK Paulus Dok V Jayapura Torehkan Prestasi Akademik dan Nonakademik Sepanjang 2026

278 Siswa SMPN 3 Jayapura Lulus 100 Persen, Kepsek Apresiasi Dukungan Orang Tua
Kabar Port Numbay

278 Siswa SMPN 3 Jayapura Lulus 100 Persen, Kepsek Apresiasi Dukungan Orang Tua

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua