
JAYAPURA, Nokenlive.com
Pemerintah Provinsi Papua melalui Kepala Badan Perbatasan Antar Negara dan Hubungan Luar Negeri Provinsi Papua, Suzana Wanggai kepada Nokenlive mengatakan, pihaknya menyambut baik kerjasama antara Pemerintah Kota Jayapura dengan Papua New Guinea dalam hal program sister city yang digagas bersama Kota Wewak dan Vanimo.
Dirinya mengapresiasi program lanjutan ini yang semenjak tahun 2016 telah berjalan dengan baik.
“Kehadiran warga negara Papua New Guinea ke Indonesia melalui Kota Jayapura, Papua menandakan bahwa aktifitas lintas batas antar kedua negara dalam waktu dekat akan kembali normal pasca kasus pandemi covid 19 yang melanda dunia sejak dua tahun terakhir ini, yang membuat pintu lintas batas sampai kini masih belum dibuka”, ujarnya
Dirinya menambahkan bahwa Pemerintah Indonesia melalui Provinsi Papua telah menyusun Standar Operational Prosedur atau SOP yang akan di terapkan ketika pintu gerbang batas negara di Wutung Skouw Muara Tami kembali dibuka,
“Kita tetap menunggu kesepakatan bersama antar kedua negara baik Indonesia maupun PNG mengenai pintu gerbang batas negara, pastinya akan ada SOP yang diterapkan saat dibuka kembali”, pungkasnya.
Sementara itu, Yan Zeth Numberi selaku Kepala Administrator PLBN Indonesia-PNG mengapresiasi rencana Pemerintah Indonesia terkait pembukaan pintu batas negara.
“Saya pikir langkah tersebut akan sangat baik untuk mendukung aktifitas perdagangan serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi kedua negara tentunya tetap mengacu pada Prokes yang ketat karena masih dalam situasi pandemi covid 19”, terangnya. (Andika Paman)




Apa komentar anda ?