Jayapura, Nokenlive.com – Memanfaatkan Potensi alam dan didukung dengan tekad untuk mengangkat taraf hidup masyarakat, Bupati Kabupaten Paniai Meki Nawipa melalui programnya terus mengenjot pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Paniai.
Salah satu program yaitu pemberdayaan ekonomi masyarakat baik di bidang usaha Perkebunan, Mama-Mama Pasar, Perikanan, Peternakan, Perdagangan yang terus digerakkan dan salah satunya adalah usaha Perkebunan Kopi yang memiliki potensi pasar yang sangat besar.
Pengembangan petani kopi sendiri sudah dilakukan pihaknya sejak Tahun 2019, dengan merancang pemberdayaan ekonomi rakyat melalui dana desa dimana setiap kampung diwajibkan untuk menanam 2.000 anakan pohon kopi dengan dukungan Dana Desa sekitar 15 Milyar yang dikelolah oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) milik masyarakat Paniai.
Pada Tahun 2020 dimana menjadi tahun dilakukannya penanaman bibit kopi oleh masyarakat, dan untuk Tahun 2021 merupakan tahun aksi dari hasil kerja dari Tahun 2019 yang kini telah mencapai 185,000 pohon di area seluas 152 hektar dan akan terus dilakukan ekspansi.
Hasil kerja keras Bupati Paniai Meki Nawipa ini, Bag gayung bersambut, Lewat Pertemuan bersama Menteri Koperasi Teten Masduki, program yang disampaikan Bupati Meki Nawipa mendapat dukungan positif dari Menteri Koperasi yang sepakat membangun Koperasi Induk di Paniai untuk Wilayah Mepago yang meliputi Kabupaten Paniai, Nabire, Dogiai, Deyai dan Intan Jaya untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan Pemerintah Pusat akan meminta Dinas Perindustrian untuk membangun Koperasi tersebut yang nantinya diberi nama “ Koperasi Harapan Baru Mepago” untuk mengcover semua bidang usaha yang ada.
“Jadi masyarakat kedepan bukan hanya menjadi objek, koperasi ini akan mengakomodir supaya mereka juga bisa mendapat pinjaman dari Pemerintah dan ini merupakan program nasional untuk mensejahterakan rakyat, terutama pengembangan Kopi Paniai,” .”kata Meki via telpon kepada nokenlive.com, usai melakukan pertemuan di Kantor Kementrian Koperasi dan UMKM, Rabu (23/juni/ 2021).

Khusus untuk kopi, lanjut Meki, kedepan akan dibentuk kelompok-kelompok tani kopi di Kabupaten-Kabupaten di wilayah Mepago dan semua akan terakomodir dalam Koperasi Harapan Baru Mepago yang akan dibangun dan nantinya akan didampingi oleh Kementerian Perdagangan melalui Deputi Pengembangan Pembaruan Perkoperasian sehingga dipastikan Produksi Kopi dari Mepago akan mendunia.
“Jadi mereka akan dampingi kita untuk bagaimana bicara dari hulu sampai hilir di koperasi itu, baik pendampingan, pelatihan, pemeliharaan sampai ke pemasaran dan Kopi Mepago sudah pasti siap mendunia,”terangnya.
Sementara soal Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bernaung di dalam koperasi juga akan dibantu oleh Kementerian melalui Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah untuk mengakomodis semua unit – unit usaha yang ada.
“Pekerjaan ini sudah kita mulai sejak lama dan Kementerian masuk hanya untuk melengkapi, saya sebagai salah satu Bupati di Mepago mengapresiasi Bapak Menteri yang mempunyai hati yang mulia untuk rayat sejahtera melalui koperasi-koperasi, dan melalui koperasi ini secara langsung maupun tidak langsung, pendapatan perkapita perkeluarga itu akan naik,” tutup Meki. (NL)
Moza





Apa komentar anda ?