Jayapura, Nokenlive.com – Puluhan supir taksi jurusan Sentani Waena melakukan aksi protes dengan aksi mogok narik, terkait dengan pembatasan waktu beraktifitas hingga jam 14.00 WIT yang diberlakukan oleh Pemerintah Kabupaten Jayapura.
Akibat dari aksi mogok tersebut, sejumlah penumpang yang hendak menuju sentani tidak dapat melanjutkan perjalanan karena tidak ada angkutan yang mengakut.
Kordinator aksi Irwan Maraba (Aco) menjelaskan, selama sebulan satu bulan ia dan rekan-rekannya hanya beroprasi pertiga hari menurut antrian yang kami buat.
“Kami merasa berat dikarenakan pembatasan penumpang dan jam oprasional. Kebijakan kami tidak terima karena kami tidak sanggup memenuhi kebutuhan sehari-hari karena pendapatnya hanya Rp. 50.000 pertiga hari,”ucap Aco, Senin (11/05).
Menurut Aco, para sopir menginginkan, pemberlakuan yang sama seperti yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota Jayapura dimana jam operasional untuk angkutan dari jam 06.00 – 18.00 wit.
“Di Sentani jam operasional dari Jam 06.00 – 14.00 wit, sedang Kota Jayapura jam 06.00wit sampai jam 18.00wit waktu cukup untuk menarik angkot,” jelas Aco
Menurut Aco, para sopir telah sekapat akan melakukan aksi mogok oprasional sampai menunggu adanya kebijakan dan bantuan dari Pemerintah Daerah Kabupatenn Jayapura.
Aksi mogok para sopir ini mendapat respon baik dari Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura yang turun langsung bertemu dengan para sopir, aksi berjalan aman tanpa adanya tindakan yang berlibahan.
Sementara itu Kabid Darat Dishub Kabupaten Jayapura, Suciati Damik ketika bertemu dengan para supir menjelaskan, Dishub sudah mendata para sopir terlebih dahulu.
Data para sopir ini kurang lebih 500 sopir yang berada di Kab. Jayapura namun untuk bantuan para sopir taxi sudah di sampaikan ke Pemerintah kabupaten tinggal menunggu turunnya bantuan tersebut, ujar Suciati.
Suciati menjelaskan, terkait dengan tuntut para sipor itu semua kebijakan Bupati, namun ia akan menjalankan tugas dan menyampaikan aspirasi dari para sopir.
(Roy/Jack)





Apa komentar anda ?