ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Juli 25, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Dimasa Covid-19, BKKBN Papua Ajak Tunda Kehamilan

Dimasa Covid-19, BKKBN Papua Ajak Tunda Kehamilan

Oleh : Noken Live
11 Mei 2020
Di Kesehatan
0
Dimasa Covid-19, BKKBN Papua Ajak Tunda Kehamilan

Kepala BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar (Dok)

Jayapura, Nokenlive.com – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Papua, mengimbau agar pasangan usia subur di wilayah Bumi Cenderawasih sedapat mungkin bisa menunda kehamilan di masa pandemi Covid-19.

Kepada media di Jayapura, Senin (11/06), Kepala BKKBN Provinsi Papua, Sarles Brabar, SE.M.Si menjelaskan, ajakan penundaan kehamilan ini karena resikonya tinggi bagi kesehatan ibu dan janin.

“Di masa Covid ini kan, semua orang butuh imun tubuh yang kuat. Ibu hamil resiko penularan wabah ini juga besar, jika mereka mendatangi fasilitas kesehatan seperti rumah sakit atau Puskesmas,” kata Sarles Brabar.

Namun kata Sarles Brabar, tetapi kalau yang sudah terlanjur hamil tidak apa-apa. Kita imbau yang belum agar mempertimbangkan untuk ditunda.

Menurut Sarles Brabar, Badan Kependudukan Dunia United Nations Population Fund  (UNFPA) sudah memprediksi dampak tingginya angka kehamilan tiga empat bulan terakhir, akibat kebijakan penutupan wilayah (lock down), tinggal di rumah saja (stay at home), dan kerja dari rumah (work from home).

Lanjut Charles Brabar, diprediksi akan ada penambahan jumlah penduduk di masa Covid, ada baby boom. Di Indonesia sudah terjadi, seperti di Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat dan Nagekeo, NTT. Jumlah orang yang hamil naik 100 persen lebih.

“Ini yang kita kuatirkan terjadi kehamilan yang tidak diinginkan terjadi di Papua,” kata Charles Brabar.

BKKBN RI telah menginstruksikan pihaknya untuk kerjasama dan koordinasi dengan Ikatan Bidan Indoensia di Provinsi Papua dan kabupaten/kota untuk bersama-sama memberikan pencerahan dan pelayanan kontrasepsi jangka pendek dengan pemberian pil, suntik dan kondom, tutur Charles Brabar.

“Kita inginkan kesehatan ibu dan bayi yang akan lahir. Kami tetap koordinasi dengan para bidan di kabupaten/kota. Juga kami beri bantuan berupa masker, sarung tangan, bahan makanan dan sosialisasi kepada para bidan dan masyarakat. Kami dari Provinsi tidak bisa turun langsung ke seluruh kabupaten karena kondisi transportasi penerbangan yang masih ditutup sejak 26 Maret hingga hari ini,” katanya.

Sebelumnya, Juru  Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG(K) mengatakan pihaknya mendorong agar proses persalinan normal bagi ibu hamil di Papua dilakukan di Puskesmas untuk beberapa bulan ke depan.

Rumah sakit kita saat ini penuh dengan pasien Covid. Kurang lebih 640 pasien Covid,  Ini artinya, rumah sakit penuh dengan Covid 19. Kami sudah dorong agar ibu-ibu hamil yang akan melahirkan, khususnya yang melahirkan normal di Puskesmas,” kata Sumule.

(Jack)

Tags: BKKBN PapuaDimasa Covid-19menunda kehamilan
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

DPRD Yapen dan Staf Jalani Rapid Test

Berita Selanjutnya

Protes Waktu Beraktifitas, Sopir Taksi Sentani Mogok

Berita Terkait

Gubernur Mepa luncurkan program BANGKIT Papua Tengah guna tingkatkan kesejahteraan balita OAP
Kesehatan

Gubernur Mepa luncurkan program BANGKIT Papua Tengah guna tingkatkan kesejahteraan balita OAP

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Koordinasi dengan BP3OKP untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan
Kesehatan

Pemkab Lanny Jaya Perkuat Koordinasi dengan BP3OKP untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Dinkes: Program Bangkit Papua Tengah diperkuat Ko Harus Sehat tekan stunting
Kesehatan

Dinkes: Program Bangkit Papua Tengah diperkuat Ko Harus Sehat tekan stunting

Dinkes Papua Tengah layani cek kesehatan gratis pada Semarak Hari Jadi ke-IV
Kesehatan

Dinkes Papua Tengah layani cek kesehatan gratis pada Semarak Hari Jadi ke-IV

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua