Sentani, Nokenlive.com – Guna memenuhi kebutuhan hidup dalam hal bahan makan, masyarakat masa pandemi covid-19 saat ini dengan mengelolah Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki.
Hal tersebut dikatakan Kepala Distrik Sentani Barat, Beatriks Yabansabra ketiak berkunjung ke Kampung Sabron sari Distrik Sentani Barat, Selasa (5/5/2020).
Menurut Beatriks, masyarakat saling bergotong royong mengelolah hasil alam sendiri, seperti membuat kebun sayur, kolam ikan, dan hal ini perlu dicontoh oleh sejumlah Kampung di wilayah Sentani Barat.
“Kami memberikan apresiasi bagia warga kampung Sabronsari dan juga mereka memberikan dukungan dan motifasi bagi warga yang terpapar virus corona,” tutur Beatriks.
Kata Beatriks, beberapa waktu lalu, ada satu masyarakat yang dinyatakan positif corona dari kampung ini, kepala kampung dan warga masyarakat secara berama-sama memberikan dukungan dan motifasi bagi pasien tersebut, alhasil pasiennya sudah sembuh dari corona.
Sejalan dengan himbauan Pemerintah Daerah, dalam hal ini Bupati Jayapura kepada seluruh masyarakat untuk kembali ke alam mengelolah SDA yang dimiliki di masa penanganan covid -19 sudah kami sosialisasikan kepada seluruh masyarakat di Distrik Sentani Barat, ujar Beatrix.
Menurutnya, kekuatan masyarakat dimasing-masing Kampung adalah Sumber Daya Alam (SDA), sehingga perlu untuk kembali dan mengelolahnya menjadi sumber peghasilan tetapi juga pendapatan bagi ekonomi keluarga masing-masing.
“ Kalau ada masyarakat yang punya lahan untuk bercocok tanam, bisa langsung koordinasi dengan pemerintah distrik, agar kami langsung mendatangkan bibit tanaman yang diperlukan melalui dinas terkai,” katanya.
Lanjut Yabansabra, dari hasil kebun yang telah di panen, masyarakat juga tidak perlu kuatir soal pasar. Karena Pemerintah akan datang untuk membeli hasil kebun tersebut dan disalukan kembali bagi yang membutuhkan, baik di Kampung di wilayah Distrik Sentani Barat maupun di wilayah lain yang terdampak covid-19.
“ Kita tidak bisa hanya mengandalkan sembako saja, karena suatu waktu stok sembako juga bisa habis, tetapi kalau kembali bertani, bercocok tanam dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki maka kehidupan kita akan terus berkelanjutan,” jelasnya.
(Jack)





Apa komentar anda ?