Serui, Nokenlive.com – Jenazah Briptu Mesak Viktor Pulung anggota Brimob Kompi-3 Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Papua Barat yang menjadi korban penganiayaan (15/04) oleh orang tak dikenal (OTK) di Base Camp PT.Wanagalang di Teluk Bintuni Papua Barat tiba dirumah duka di Jalan Gajah Mada Serui,Kamis(16/04).
Jenazah Alm Briptu Mesak, diterbangkan dari Bintuni dengan menggunakan pesawat carteran Susy Air didampingi istri Almarhum dan Komandan Kompi-3 Batalyon A Pelopor Ipda Frans Eryanan bersama perwakilan Bhayangkari .
Kedatangan Jenazah di Bandara Stevanus Rumbewas Kamanaf disambut jajaran Polres Kepulauan Yapen dan TNI dipimpin langsung oleh Kapolres Kariawan Baru.
Meski bukan pasein Covid-19, namun prosedur penanganan Covid-19 ikut diterapkan dengan menyemprotkan cairan desinfektan kepada pendamping dan peti Jenazah ketika diturunkan dari atas pesawat.
Usai disambut secara kedinasan Jenazah diberangkatkan dari Bandara menuju kota Serui menggunakan kendaraan Ambulance Polres Yapen dengan iring-iringan kendaraan para kerabat dan keluarga yang ikut menjemput di Bandara.
Setibanya dirumah duka Jenazah anggota Brimob Polda Papua Barat korban penganiayaan disambut dengan suasana haru, Isak tangis dari keluarga dan kerabat pun pecah saat peti jenazah di semayamkan dirumah duka yang merupakan rumah kediaman orang tuanya.
Informasi yang diterima dari Kabag Ops Polres Yapen,AKP Muchsit Sefian S.Ik bahwa pihak keluarga meminta pemakaman almarhum Briptu Mesak dilakukan pada Sabtu 18 April ini berhubung keluarga masih menanti kedatangan kerabat lain dari luar kota.
“ Rencananya Almarhum Briptu Mesak Briptu Mesak Viktor Pulung akan dimakamkan pada tanggal itu dan prosesi pemakaman akan dilakukan secara Kepolisian yang dipimpin langsung oleh Kapolres Yapen” pungkas Muchsit.
(Itink/Jack)





Apa komentar anda ?