ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Legislator Papua Surati Presiden Minta Lock Down

Legislator Papua Surati Presiden Minta Lock Down

Oleh : Noken Live
25 Maret 2020
Di Nasional
0
Legislator Papua Surati Presiden Minta Lock Down

Emus Gwijangge, ST

Jayapura, Nokenlive.com – Guna melakukan pencegahan penyebaran Virus Covid-19 (Corona) yang telah masuk ke Papua bersamaan dengan arus kedatangan orang dari luar ke Papua melalui jalur transportasi udara dan laut, anggota DPRP Papua Emus Gwijangge, ST. langsung menyurati Presiden Ir. Joko Widodo di Jakarta.

Dalam surat terbuka kepada presiden, Emus legislator asal partai Demokrat itu menjelaskan alan kenapa ia meminta ijin Presiden Joko Widodo agar Papua di Lock Down, demi keslamatan warga Negara yang tinggal di Papua.

Berikut Surat Terbuka Ketua Bapemperda DPR Papua kepada Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

Kepada Yth.

PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA

Di –

Jakarta

Bapak Presiden Joko Widodo, semoga Bapak dalam keadaan sehat dan tanpa kekurangan apapun serta dalam lindungan Allah SWT.

Salam hormat,

Saya EMUS GWIJANGGE, ST, Ketua BAPEMPERDA DPR Papua dan Anggota Komisi I DPR Papua, meminta perhatian Bapak dalam menyingkapi perkembangan VIRUS CORONA (COVID-19), untuk dapat mempertimbangkan secara strategis dan komprehensif dengan memperhatikan karakteristik budaya Papua, bahwa berdasarkan hasil update data SATGAS COVID-19 Pemerintah Provinsi Papua, per/tanggal 22 Maret 2020 adalah, PDP sebanyak 13 (tiga belas) orang dan ODP sebanyak 478 (empat ratus tujuh delapan) orang. Hal ini tentunya sangat menghawatirkan, apalagi budaya di Papua yang mana bila satu orang Papua  terinfeksi hari ini, dapat dengan mudah menularkan kepada yang lain, karena budaya orang Papua  adalah berkumpul, bersalaman dan berpelukan dari  satu orang ke orang  lain,  artinya  VIRUS CORONA  dapat  tertularkan 50-100 orang dalam sehari saja. Sehingga dapat dengan cepat memicu penyebaran VIRUS CORONA (COVID-19) di masyarakat Papua.

Adapun  hal lain yang sangat menghawatirkan adalah ketersediaan fasilitas pencegahan dan penanganan di Papua yang jelas masih jauh  dari standar minimum di daerah/provinsi  lain di Indonesia.  Untuk itu saya sebagai anak Papua, juga perwakilan rakyat Papua di lembaga legislative dan bagian dari penyelenggara pemerintahan di Daerah sebagaimana diamanatkan Pasal 57 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014  tentang Pemerintahan Daerah, meminta kepada Bapak untuk mempertimbangkan PENUTUPAN (KARANTINA) WILAYAH atau LOCKDOWN PROVINSI PAPUA  melalui Pelabuhan dan Bandar Udara yang merupakan satu-satunya akses orang masuk dan keluar Provinsi Papua. Maka dengan demikian pemerintah daerah dapat melakukan upaya pencegahan lebih awal dengan keterbatasan yang dimiliki sehingga tidak lagi menimbulkan kekhawatiran yang dapat menimbulkan kepanikan ditengah masyarakat Papua.

Bapak Presiden, sekiranya surat terbuka dari saya ini bisa menjadi masukan untuk Bapak bisa melihat nasib masyarakat Papua yang semakin habis akibat pembunuhan dan kejahatan atau pelanggaran HAM masa lalu, ditambah saat ini dengan adanya wabah VIRUS CORONA (COVID-19) yang belum ada vaksin atau obatnya.

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Salam hormat,

 

 EMUS GWIJANGGE, ST

Politisi Partai Demokrat

Anggota DPR Papua Periode 2019-2024

(Redaksi)

Tags: Emus GwijanggeLegislator PapuaLock DownSurati Presiden
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Polres Yapen Gandeng Satgas, Simulasikan Penanganan Covid-19

Berita Selanjutnya

Emus: Mendagri Diminta Hargai Keputusan Papua

Berita Terkait

Hardiknas 2026 Papua Pegunungan: Pendidikan Jadi Prioritas, Siapkan Generasi Unggul ke Tingkat Global
Nasional

Hardiknas 2026 Papua Pegunungan: Pendidikan Jadi Prioritas, Siapkan Generasi Unggul ke Tingkat Global

Moment Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Papua Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Yang Bermutu
Nasional

Moment Upacara Hardiknas 2026, Gubernur Papua Tekankan Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Yang Bermutu

PGRI Papua Siap Kawal Sinergi Program Pendidikan Nasional dan Daerah
Nasional

PGRI Papua Siap Kawal Sinergi Program Pendidikan Nasional dan Daerah

Hari Kedua Musrenbang Papua Tengah Fokus Bahas Program Otsus dari Kabupaten
Nasional

Hari Kedua Musrenbang Papua Tengah Fokus Bahas Program Otsus dari Kabupaten

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua