ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Juni 12, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Belum Tersedia Fasilitas, Anggota DPRD Yapen Palang Kantor

Belum Tersedia Fasilitas, Anggota DPRD Yapen Palang Kantor

Oleh : Noken Live
11 Maret 2020
Di Politik dan Pemerintahan
0
Belum Tersedia Fasilitas, Anggota DPRD Yapen Palang Kantor

Serui, Nokenlive.com – Sejumlah anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Yapen melakukan aksi mogok dan menutup gedung kantor DPR lantaran tidak memilki fasilitas pendukung didalam kantornya.

Aksi tidak masuk kantor dan memblokade akses  pintu masuk utama gedung  dengan membentangkan sebuah kursi ini, karena kecewa sejak dilantik beberapa bulan lalu belum memiliki kursi dan meja didalam ruang kerjanya masing-masing.

Roy Palunga dari Fraksi Yapen Membangun kepada wartawan Rabu(11/03/2020)   menunturkan bahwa ia bersama  anggota dewan lainnya semenjak dilantik tidak dapat melaksanakan tugas kedewanannya dengan baik  karena sampai saat ini fasilitas meja dan bangku belum ada.

“ Kita binggung kalau ada tamu yang datang mau kita tarok duduk dimana.  sehingga apa yang dibuat oleh teman-teman untuk menutup kantor sementara  agar ada perhatian serius  dari pemerintah daerah untuk mengisi kantor ini sehinnga teman-teman dapat bekerja baik dan melayani setiap masyarakat yang datang ” ucap Roy.

Legislator Partai Gerindra ini mengatakan aksi penutupan kantor dilakukan oleh sekitar 10 anggota dewan sedangkan anggota yang lain sedang berada diluar kota.

Menurutnya menyangkut hal ini pihaknya telah melakukan rapat sebanyak tiga kali untuk menanyakan terkait fasilitas namun hingga saat ini belum ada realisasinya sehingga aksi ini perlu dilakukan agar ada perhatian yang serius.

Disinggung sampai kapan aksi penutupan kantor ini berlangsung Roy menjawab tergantung tanggapan dari pemerintah daerah yang dalam hal ini Sekretaris Dewan (Sekwan).

Fraksi Golkar Franklin Numberi menambahkan  semenjak tiga bulan berjalan setelah dilantik ruangan fraksi-fraksi hanya diisi satu meja dan kursi apalagi  komisi-komisi telah ditetapkan tetapi fasilitas ruangan tidak mendukung.

“ Kalau teman teman ada rapat konsultasi dan kedatangan  masyarakat  ini jadi kendala ,Kita sudah sampaikan ke Sekwan tapi belum ada kejelasan” ujarnya.

Sementara itu Sekwan DPRD Yapen, Ir Edi Noca Mudumi ketika dikonfirmasi terkait hal ini  melalui Handphone selulernya   menjelaskan  tidak adanya fasilitas meja dan kursi di kantor dewan terhormat itu karena beberapa hal.

“yang pertama jika dibilang fasilitas tidak ada seharusnya ada karena anggota turun tidak boleh bawa barang barang. Kedua  bahwa Proses pengadaan barang dan jasa jelas ada aturannya,” jelasnya

Selaku Sekwan ia tidak ingin gegabah  main koboi  lebih dahulu mendatangkan barang-barang tersebut karena orang pasti akan bertanya  mana surat kontraknya dokumen kontrak pengadaan barang dan jasanya, Keempat  barang barang tersebut tidak dijual di Serui  harus didatangkan dari luar .

“Kita input ke SiRUP( Sistem Informasi Rencana Umum berbasis web)  dulu di LPSE setelah itu baru berproses “ tandasnya.

(Itink)

Tags: DPRD YapenPalang Kantor
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Polisi Telusuri Aktor Dibalik Pengerusakkan Kantor Bupati Waropen

Berita Selanjutnya

Kontra Persebaya Besok, BTM Minta Persipura Lupakan Kekalahan di Borneo

Berita Terkait

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Gelar Bimtek Keamanan Siber dan Persandian
Papua Tengah

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Gelar Bimtek Keamanan Siber dan Persandian

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja
Papua Pegunungan

Bupati Yalimo Tegaskan Proses Penindakan 137 ASN Mangkir Berpuluh Tahun, Tim Khusus Mulai Bekerja

Pendidikan Prioritas, Bupati Yalimo Ancam Sanksi Tegas Tenaga Pendidik Malas
Politik dan Pemerintahan

Dukung Talenta Lokal, Ini Perhatian Pemkab Yalimo terhadap Anak Asli Daerah

Perkuat Program “OYA”, Bupati Yalimo Dorong Kemandirian Orang Asli
Politik dan Pemerintahan

Perkuat Program “OYA”, Bupati Yalimo Dorong Kemandirian Orang Asli

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua