ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, Mei 2, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » DPMK Mamberamo Raya Bantah Tudingan Donatus Mote Terkait Ada Dua Kampung Fiktif

DPMK Mamberamo Raya Bantah Tudingan Donatus Mote Terkait Ada Dua Kampung Fiktif

Oleh : Noken Live
7 November 2019
Di Kabar Daerah
0
DPMK Mamberamo Raya Bantah Tudingan Donatus Mote Terkait Ada Dua Kampung Fiktif

Burmeso, Nokenlive.com – Dinas Pemberdayaan Masyrakat Kampung ( DPMK) Kabupaten Mambramo Raya membantah tudingan kepala DPMK Provinsi Papua Donatus Mote yang menyebu selama ini ada 2 kampung fiktif di Mambramo Raya yang tetap menerima dana pemberdayaan kampung seperti yang termuat disalah satu media cetak dijayapura kamis (7/11/2019).

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyrakat Kampung Kabupaten Mambramo Raya Marthinus Ayatanoi mengungkapkan tidak benar ada 2 kampung fiktif di Mambramo Raya seperti yang disampaikan, dan dirinya balik bertanya DPMK Provinsi memperoleh data dari mana sehingga bisa menyapaikan kepada media massa.

’’ Kepala DPMK Papua itu nampaknya ada pihak -pihak tertentun yang memberikan informasi yang tidak benar, sehingga asal bicara dan menuduh ada kampung fiktif di Mambramo Raya. Kalau dia selaku pimpinan, kan ada kaki tangan di kabupaten seperti pendamping yang dapat memberikan data akurat tentang jumlah kampung. Sekarang bicara tentang 60 kampung yang ada di Mambramo Raya, tetapi saya mau sampaikan bahwa sesuai data  dari Kemendagri dan Kementrian Keuangan dalam kucuran dana desa yang diperuntukan ke daerah, kami di Kabupaten ada menggunakan Perbub yang isinya hanya  58 kampung untuk desa tersalur, karena itu yang teregistrasi di Kemendagri sedangkan 2 kampung memang selama ini tidak menerima dana desa,’’ jelas Marthinus Ayatanoi.

Dikatakan Marthinus bahwa selama ini penyaluran dana desa melalui kementrian keuangan di salurkan kepada KPPN Jayapura dan diteruskan ke RKUD Bank Papua untuk selanjutnya di salurkan kepada 58 kampung ada di Mambramo Raya, dan semuanya melalui mekanisme dan pengawasan yang cukup ketat sehingga kecil kemungkinan dana yang diselewenngkan oleh DPMK Kabupaten.

”Kami BPMK Kabupaten selama ini hanya mempertanggungjawabkan dosa – dosa dari pengguna anggaran dikampung karena uang itu langsung tersalur kekampung dari Bank Papua, sehingga 2 kampung yang di maksudkan fiktif tersebut  yakni kampung Tewu  Distrik Benuki dan Kampung Taya di Distrik Mambramo Hilir yang menerima dana pemberdayaan dan dana desa itu sama sekali tidak benar,’’ terang Marthinus.

Disinggung mengenai adanya 9 kampung fiktif yang dimaksudnya Kepala DPMK Provinsi pada tahun 2017, kata Marthinus Ayatanoi bahwa memang benar tetapi itu pun hanya kesalahan entri pendobolan kampung, tetapi pada tahun 2015 lalu sejak dana desa dikucurkan pertama kali oleh pemerintah Presiden Jokowi, Kepala BPMK saat itu   sudah melakukan crosing cek dan itu memang pendobolan nama kampung saja dan dana dari 9 kampung tersebut tidak di gunakan dan Dinas membuat laporan kemudian dananya dikembalikan ke KPPN Jayapura dengan lampiran buktinya ada dikementrian keuangan dan kemendes.

“Ada surat Bupati juga saat itu tahuin 2017 untuk penghapusan 9 kampung, dan kalau kita mau bicara itu kita lihat dari bukti transfer dari pemerintah pusat dia transfer ke berapa kampung. Memang tahun 2015 itu pemerintah pusat mentransfer dana untuk 69 kampung tetapi semuanya dikembalikan ke KPPN Jayapura , yang terlaksana hanya 58 kampung , sedangkan 11 kampung dananya dikembalikan ke KPPN Jayapura. Kami juga sudah berkordinasi dengan KPPN dan mereka siap kalau memang kepala DPMK Provinsi tidak puas, maka kami akan satukan hati untuk melawan BPMK Provinsi Papua. Bahkan bila perlu kita juga hadirkan badan pemeriksa keuangan dari pusat untuk membuktikan semua dalam proses hukum,’’ pungkasnya.

(Napy)

 

 

Tags: DPMK Mamberamo Raya
Bagikan2Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Kokoh di puncak klasemen group B Serie 3, Bupati Usman Berikan Bonus

Berita Selanjutnya

Walikota Sorong Resmikan Rusunawa Politeknik Kelautan dan Perikanan

Berita Terkait

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026
Kabar Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Papua Genjot Pendidikan Bermutu di Hardiknas 2026

BTM Yakin Persipura Tembus Liga 1 Tanpa Playoff, Syaratnya Wajib Menang di Laga Pamungkas
Kabar Daerah

BTM Yakin Persipura Tembus Liga 1 Tanpa Playoff, Syaratnya Wajib Menang di Laga Pamungkas

Wabup Jayawijaya Beri Teguran Keras: “Stop Mabuk dan Ganja, Sayangi Masa Depan Jayawijaya
Kabar Daerah

Wabup Jayawijaya Beri Teguran Keras: “Stop Mabuk dan Ganja, Sayangi Masa Depan Jayawijaya

Musrenbang Otsus Papua Tengah, Bappeda Puncak Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Produktif
Kabar Daerah

Musrenbang Otsus Papua Tengah, Bappeda Puncak Fokus Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi Produktif

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua