ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Sabtu, April 18, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » DKP Kepulauan Yapen Tenggelamkan Rumpon Dasar Laut di Perairan Menawi.

DKP Kepulauan Yapen Tenggelamkan Rumpon Dasar Laut di Perairan Menawi.

Oleh : Noken Live
7 November 2019
Di Budaya dan Pariwisata
0
DKP Kepulauan Yapen Tenggelamkan Rumpon Dasar Laut di Perairan Menawi.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Daniel Reba, SE saat proses penenggelaman Rumpon

Serui, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen melalui Dinas Kelautan dan Perikanan(DKP) terus mengupayakan peningkatan produksi masyarakat nelayan, guna meningkatkan hasil tangkapan nelayan Dinas Kelautan dan Perikanan melakukan tradisi tradisional dengan menenggelamkan runpon dasar laut di perairan Ransaroni Menawai, Rabu (6/11/2019)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Daniel Reba, SE saat proses penenggelaman Rompon di kampung Ransaroni kepada wartawan mengatakan bahwa penenggelaman rumpon dilaksanakan oleh dinas perikanan dan kelautan bersama penyuluh perikanan kabupaten kepulauan Yapen.

“Dinas perikanan kepulauan Yapen bersama penyuluh akan menenggelamkan Rumpon dasar laut, rompon ini akan kita bawa ke tengah laut kampung ransaroni distrik angkaisera,”Kata Daniel Reba.

Lebih lanjut Daniel menyampaikan rumpon akan ditenggelamkan di radius 200 meter dari daratan dikedalaman 20 meter, pembuatan rumpon ini merupakan sarana untuk membantu nelayan lebih mudah mendapatkan hasil tangkapan.”Jadi fungsinya ketika rumpong berada di dasar laut ikan-ikan akan banyak berkumpul di sekitaran runpon, ibarat rumah dimana akan banyak gerombolan gerombolan ikan yang hadir di dekat rumpon sehingga nelayan akan lebih mudah memancing dan mendapatkan ikan,”ujarnya.

Penenggelaman runpon yang menyakini dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan, Dinas Kelautan dan Peeikanan kepulauan Yapen sebelumnya telah melakukan penenggelaman runpon di daerah perairan Rambai, begitu juga hari ini dilakukan di perairan ransaroni dan selanjutnya akan dilakukan penenggelaman di daerah kampung Menawi, kampung banawa dan Kampung Ketuapi.

Sementara itu Matmon sineri kordinator penyuluh perikanan kabupaten Kepulauan Yapen yang turut dalam kegiatan menyampaikan bahwa dibuatnya runpon sebagai rumah ikan, dimana runpon tersebut dibaut dari bahan ramah lingkungan sehingga tumbuhan maupun ikan yang ada didasar laut dapat berkembang biak disekitar runpon.

“Manfaatnya besar sebagai rumah ikan ikan mudah berkumpul disitu dan nelayan dengan mudah mendapat ikan bahan itu ramah lingkungan termasuk tumbuhan dan hewan di dasar laut bisah tumbuh dan berkembang biak di situ,” ungkap Sineri.

Untuk biaya pembuatannya runpon ini Matmon sineri mengaku hasil dari kerjasama penyuluh perikanan dengan total pembuatannya jika di rupiahkan sekitar 3-4 juta.
“Bahan semua kita bisa totalkan 3 – 4 juta itu teman teman penyuluh yang kumpul, kita patungan,”Ucapnya.

Lanjut matmon menjelaskan untuk pemanfaatan rumpon tersebut, nelayan hanya menunggu tiga sampai satu minggu kedepan.
“tiga sampai satu minggu setelah runpon di tenggelamkan dimungkinkan ikan sudah berkumpul jadi nelayan sudah bisa memancing,”Pungkasnya.

(itink/rich)

Tags: DKP Kepulauan Yapen
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Pemkot Sorong Bantu Modal Usaha Bagi Pengusaha Mikro OAP

Berita Selanjutnya

Menjelang November 2019, Pemprov Papua Bakal Seleksi Jabatan

Berita Terkait

Biak Jadi Primadona Arus Lebaran, KSOP Jayapura Catat Lonjakan Penumpang 2026
Budaya dan Pariwisata

Biak Jadi Primadona Arus Lebaran, KSOP Jayapura Catat Lonjakan Penumpang 2026

Dari Pelataran Obhe, Adat Bicara: Hillo Noro–Makheng Noro 2026 Merajut Persatuan Suku Sentani.
Budaya dan Pariwisata

Dari Pelataran Obhe, Adat Bicara: Hillo Noro–Makheng Noro 2026 Merajut Persatuan Suku Sentani.

Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Jayapura Naik 28 Persen, KSOP Ungkap Data Lengkap
Budaya dan Pariwisata

Arus Mudik Nataru di Pelabuhan Jayapura Naik 28 Persen, KSOP Ungkap Data Lengkap

Nabire Jadi Sejarah Baru: Festival Media Perdana Se-Tanah Papua Siap Digelar
Budaya dan Pariwisata

Nabire Jadi Sejarah Baru: Festival Media Perdana Se-Tanah Papua Siap Digelar

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua