Jayapura, Nokenlive.com – Organisasi kepemudaan Paparisa Maluku di Tanah Papua (PMTP) sambangi korban banjir bandang Sentani, Selasa (20/3/2019).
Sasaran yang dituju berada di jalan sosial yaitu Yayasan Abdi Budaya Nasional (YABN) yang dijadikan sebagai Posko penangulangan pengungsi banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura.
Jaclin Menanti selaku badan pengawas di YABN mengakui posko ini dibuat karena rasa prihatin yang dalam terhadap masyarakat yang ada di sekitar Jalan Sosial, Kemiri dan Jalan Taruna.
“Jumlah pengungsi yang ada di sini mulai hari pertama sampai hari Minggu berkisar 600 orang dan sudah naik mencapai 2000 orang hari ini,” rincinya.
Jaclin mengakui keperluan yang paling penting dibutuhkan disini terutama selimut dan kasur.
“Karena di sini banyak ibu hamil dan juga bayi. Kemudian orang sakit yang terkena bencana, sedangkan yang kondisinya parah kami sudah evakuasi,” akuinya.
Di posko ini, lanjut Jaclin, pihaknya juga dibantu oleh 2 tenaga media dalam hal ini dokter umum dari tim Siloam Jakarta.
Sementara itu, Sekretaris Umum PMTP, Dedy Pattiwael mengatakan musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Jayapura ini menjadi duka bersama di tanah Papua.
“Bencana yang terjadi ini dampaknya sangat memprihatinkan dan secara khusus kita melihat yang menjadi skala prioritas hari ini adalah anak-anak, ibu hamil dan orang sakit,” terangnya.
Dengan begitu, Pattiwael berharap Pemerintah Papua dapat melihat dan mengawal ini sampai selesai.
Dirinya juga menyampaikan harapan agar semakin banyak kelompok ataupun komunitas serta organisasi yang turut menyatakan kepeduliaannya dengan memberi bantuan pertolongan.
Dan yang paling terpenting bantuan dari Pemerintah pusat apalagi tragedi ini sudah ditetapkan sebagai bencana darurat Provinsi oleh Gubernur Papua Lukas Enembe.
Adapun bantuan yang diserahkan hari ini berupa bahan makanan.
“Sumbangan yang kami berikan ini belum seberapa. Tetapi harapan kami semoga lewat bantuan ini bisa membantu meringankan beban para korban yang ada di posko ini,” pungkasnya.
(Wate)





Apa komentar anda ?