Jayapura,Nokenlive.com – Jabatan bupati bukanlah jabatan yang harus dipertahankan mati-matian dari belakang meja. Ia pun bisa dibawa ke mana saja untuk melayani. Hal itu yang tertangkap oleh Noken Live dari sosok Bupati Paniai, Mecky Nawipa.
Tidak perlu banyak bicara, Nawipa lebih menyukai turun langsung ke lapangan untuk memberikan contoh tauladan kepada masyarakat. Seperti yang dilakukannya saat hari pertama masuk kerja di lingkup ASN Pemkab Paniai, pasca libur natal dan tahun baru kemarin.
Saat itu, Nawipa tak segan-segan membantu jajarannya, dengan memegang sebilah sapu untuk membersihkan kotoran yang ada di areal Kantor Bupati Paniai.
Menurut Nawipa, aksi ini ia lakukan untuk memberi contoh kepada jajarannya dan masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan.
“Kebersihan itu kan, pangkal sehat. Dan kita semua bertanggungjawab menjaga kebersihan agar kita sehat , bisa bekerja melayani rakyat dan tentunya bisa mengurus keluarga kita,” ujar Nawipa saat bincang-bincang dengan Noken Live di Jayapura, baru-baru ini.
Menurut Nawipa, ia tak akan gerah ketika aksi yang dilakukannya ini dianggap sebagai upaya pencitraan belaka. Namun Nawipa menegaskan bahwa sebagai seorang pemimpin yang mendapatkan amanah dari masyarakat, terlebih Tuhan. Maka dirinya harus memberikan contoh yang baik dan tentunya dengan niat yang baik pula.
“Yang pasti saya ingin semuanya bekerja, melakukan apa yang mereka bisa kerjakan,” ucap pria yang memiliki prinsip sedikit berbicara, banyak bekerja.
Sejak Nawipa bersama pasangannya Oktovianus Gobay dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Paniai, dirinya langsung melakukan berbagai pembenahan, diantaranya mendsiplinkan ASN di Pemda Paniai, dan melakukan aksi turun ke masyarakat untuk berbicara langsung dan menampung aspirasi warga.
Ia tak takut sepatu kerjanya yang terlihat necis itu harus berpijak diatas lumpur becek dan semak belukar. Ia lakukan hal ini dengan niat tulus yang bertujuan untuk bertemu langsung dengan rakyatnya.
“Saya ingin duduk langsung dengan masyarakat saya, mendengar keluh kesah mereka. Saya tidak datang sendiri, saya bawa para pimpinan OPD saya, jadi aspirasi warga bisa ditampung dalam program kerja dinas. “ katanya
intinya masyarakat itu tidak butuh uang, mereka hanya butuh kehadiran pemipin di tengah-tengah mereka, itu saja karena pemimpin itu adalah pelayan rakyat bukan tuannya rakyat.
Bagi Nawipa pemimpin yang baik akan menginspirasi pengikutnya untuk percaya pada pemimpinnya, tetapi pemimpin yang hebat menginspirasi pengikutnya untuk percaya pada diri sendiri. Dan dirinya juga selalu mengingatkan jajarannya, bahwa bekerja keras bukan saja mendatangkan uang tetapi juga akan memperkaya batin.
(NL 28)








Apa komentar anda ?