ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Minggu, Mei 10, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Natal Dalam Duka, Gubernur Papua Tidak Open House

Natal Dalam Duka, Gubernur Papua Tidak Open House

Oleh : Noken Live
20 Desember 2018
Di Nasional
0
Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe/ VJ

Gubernur Provinsi Papua, Lukas Enembe/ VJ

Jayapura, Nokenlive.com – Gubernur Papua, Lukas Enembe menghimbau kepada masyarakat, terutama pejabat daerah agar tidak berlebihan merayakan natal tahun ini. Natal tahun ini sebaiknya digunakan sebagai perenungan terhadap persoalan-persoalan yang terjadi di Tanah Papua ini.

“Kita natal dalam duka. Karena banyak saudara-saudara kita yang saat ini terpaksa tinggal di hutan. Anak-anak, orang tua, perempuan di Nduga mereka saat ini hidup dengan kesulitan makanan, kedinginan dan hujan. Ketika mereka susah, kita sebagai saudaranya harus memahami perasaan mereka,” ungkap Gubernur Papua, Rabu (19/12/2018) usai pertemuan bersama Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), pimpinan dan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP), pimpinan gereja dan tokoh masyarakat di Gedung Negara, menyikapi situasi Nduga saat ini.

Tak hanya situasi Nduga yang perlu direnungkan, Gubernur Enembe meminta rakyat Papua selama natal ini merenungkan peristiwa demi peristiwa kekerasan yang terjadi di atas Tanah Papua ini sejak tahun 1969. Kekerasan dan konflik yang terjadi di Papua ini menurutnya telah merenggut banyak korban jiwa, terutama Orang Asli Papua.

Bahkan, untuk merenungkan setiap peristiwa ini Gubernur Papua memilih tidak akan merayakan natal dengan “open house” seperti natal-natal sebelumnya.

“Saya juga berharap pejabat-pejabat daerah bersikap sama. Kita tidak pantas merayakan natal secara berlebihan ketika banyak saudara kita hidup dalam penderitaan,” ujar Gubernur Enembe.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua DPRP dan Ketua MRP menegaskan situasi Nduga saat ini adalah situasi kemanusiaan yang harus disikapi secara cepat. Terutama pemenuhan kebutuhan bahan makanan bagi masyarakat yang saat ini sedang mengungsi di hutan-hutan.

“Kita harus segera mengirimkan bantuan makanan kepada masyarakat di Nduga. Agar mereka bisa segera kembali ke kampung masing-masing,” kata Ketua DPRP, Yunus Wonda dan Ketua MRP, Timotius Murib.

Dalam pertemuan ini, hadir juga Ketua Sinode Gereja Kemah Injili (Kingmi), Pendeta Benny Giay dan Ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu dan perwakilan Uskup Jayapura.

Tiga pimpinan umat Kristen ini mengatakan akan mengundang pimpinan gereja lainnya dalam waktu dekat untuk menerbitkan surat gembala berkaitan dengan situasi di Nduga saat ini.

“Dalam satu dua hari ini para pemimpin gereja akan bertemu untuk menyikapi situasi terakhir di Nduga. Kami juga sepakat untuk membentuk tim investigasi bersama pemerintah daerah, DPRP, MRP dan masyarakat,” kata Pendeta Andrikus Mofu.

Baik Gubernur Papua, Ketua DPRP, Ketua MRP, Ketua Sinode GKI maupun Ketua Sinode Kingmi mengaku telah menerima laporan dari masyarakat di Nduga tentang situasi terkini di kabupaten tersebut paska insiden penembakan sejumlah orang pada 2-3 Desember lalu, yang disebutkan sebagai karyawan PT. Istaka Karya oleh kelompok bersenjata yang mengaku sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Masyarakat melaporkan kepada para pemimpin Papua ini bahwa ada masyarakat sipil setempat yang tewas paska evakuasi karena tembakan aparat keamanan dan sebagian besar masyarakat di distrik Mbua, Yall, Yigi dan Dal telah mengungsi ke hutan karena trauma atas kehadiran aparat keamanan.

(VJ)

Tags: Gubernur Papua Tidak Open HouseNatal 2018Natal Dalam DukaSave Nduga
Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Keerom : Suster dan Mantri Palang Kantor Bupati

Berita Selanjutnya

Walikota Jayapura Resmi Ganti Kepala Puskesmas Abepante

Berita Terkait

Ricuh Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, 3 Truk Polisi, Ambulans Dibakar, Puluhan Kendaraan Warga Hilang Dan Dibakar
Hukum dan Kriminal

Ricuh Usai Laga Persipura Vs Adhyaksa FC, 3 Truk Polisi, Ambulans Dibakar, Puluhan Kendaraan Warga Hilang Dan Dibakar

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire
Kabar Daerah

Peluk Erat Persipura, Gubernur Papua Tengah Undang Seluruh Pemain ke Nabire

Polisi Gerak Cepat Lakukan Penanganan Kericuhan Usai Laga Playoff Persipura Vs Adyaksa Fc Di Stadion Lukas Enembe
Dari TKP

Polisi Gerak Cepat Lakukan Penanganan Kericuhan Usai Laga Playoff Persipura Vs Adyaksa Fc Di Stadion Lukas Enembe

Jayawijaya Community Gateway Diluncurkan, Wamena Disiapkan Jadi Pusat Digital Papua Pegunungan
Nasional

Jayawijaya Community Gateway Diluncurkan, Wamena Disiapkan Jadi Pusat Digital Papua Pegunungan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua