Keerom, Nokenlive.com – Perwakilan sinode GKI di tanah Papua ketua majelis jemaat, penatua, syamas dan jemaat serta undangan yang hadir dalam pentabhisan gedung gereja GKI jemaat Eben Haezer, kampung senggi, distrik senggi, kabupaten keerom minggu, (09/12/18). dengan berjalan kaki kurang lebih satu kilo meter, dari gedung gereja lama hingga gedung gereja baru.
Setelah melakukan ibadah singkat di gedung gereja lama, para hamba Tuhan diikuti oleh majelis, jemaat serta undangan lainnya, diajak berbondong-bondong berjalan mencapai gedung gereja GKI jemaat Eben Haezer yang baru, yang mana lokasinya Persis berada di pinggiran jalan utama trans Papua, selanjutnya digunakan untuk beribadah oleh jemaat setempat.
Sesampainya di gedung gereja yang baru, diawali dengan pengguntingan pita oleh kepala distrik Senggi’ Yonas Woslay, Mewakili Pemerintah kabupaten Keerom, selanjutnya penyerahan kunci gedung gereja, dari ketua panitia Daniel Inggabouw kepada ketua majelis jemaat Pdt. Siska Sorontouw serta memberikan kembali kepada perwakilan sinode Pdt. Hizkia Rollo, yang diterima oleh serta ditumpangkan tangan bersama hamba-hamba Tuhan, kemudian oleh perwakilan sinode GKI, membuka kunci gedung gereja Eben Haezer yang baru.
Jalannya ibadah di gedung gereja baru dipimpin oleh Pdt. Agus Yeuw, yang berlangsung penuh hikmah oleh jemaat yang ada hingga selesai, Dilanjutkan dengan laporan ketua panitia Daniel Inggabow, yang dalam laporannya mengatakan; bahwa gedung gereja tersebut diletakkan batu pertama dari tahun 2010, tanggal 26 oktober, persis pada saat HUT GKI di tanah Papua. Kemudian mulai dikerjakan tahun 2012, dan sampai tahun 2018 ini sudah delapan tahun, barulah gereja diresmikan ‘dengan biaya lebih dari satu miliar rupiah’.
Selanjutnya di tempat yang sama, Pdt. Hizkia Rollo, yang hadir mewakili Sinode GKI di Tanah Papua, Meminta kepada jemaat Tuhan yang ada, supaya memanfaatkan megahnya gedung gereja yang baru diresmikan tersebut, dengan memberikan waktu lebih dalam pelayanan, sebab orang dalam Tuhan pasti di berkati. Pria asal kampung Skouw, distrk Muara Tami, Kota Jayapura itu juga turut memberikan sumbangan bagi jemaat setempat, sound system bagi gereja, dalam bentuk keyboard dan speaker, karena yang digunakan panitia pembangunan saat peresmmian, adalah perangkat yang di sewa.
Mewakili pemerintah, Yonas Woslay selaku kepala distrik Senggi, mengharapkan kepada pendeta dan juga majelis jemaat yang ada di GKI Eben Haezer, supaya bisa memberikan pembinaan mental kepada warganya di kampung senggi secara khusus, tempat dimana gereja ini berdiri.
Usai ibadah pentabisan gereja GKI jemaat Eben Haezer senggi dilanjutkan dengan pembukaan bakar batu oleh wakil ketua sinode GKI, Pdt. Hizkia Rollo di dampingi oleh Pdt. Christian Abaa serta hamba Tuhan lainnya serta warga jemaat, selanjutnya digelar penanaman pohon sukun dan juga pohon durian di belakang gedung gereja baru, dan santap bersama menu makan ala Papua
hadir dalam pentabhisan gedung gereja GKI jemaat Eben Haezer Senggi, Wakil Ketua Sinode GKI di Tanah Papua, Pdt. Hizkia Rollo, Pdt. Christian Abba bersama istri dari Klasis Keerom, kemudian Pdt. Agus Yeuw dan Pdt. Siswa Sorontouw dari bakal Klasis Senggi. Kepala Distrik Senggi, Yonas Woslay mewakili pemerintah daerah, kepala kampung Senggi Kristian Knouw, Kepala-kepala suku, para Donatur, dari Toko Surya Dok V Jayapura, tamu undangan serta jemaat setempat.
(RH)










Apa komentar anda ?