ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, April 20, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Kurangi Produksi

Harga Kedelai Naik, Pengusaha Tempe Kurangi Produksi

Oleh : Noken Live
18 Oktober 2018
Di UKM, Bisnis dan Keuangan
0
Ilustrasi / Google

Ilustrasi / Google

Jayapura, Nokenlive.com – Seorang pengusaha tempe di Kota Jayapura, Papua, menyatakan terpaksa mengurangi produksi sehari-hari akibat kenaikan harga kedelai impor.

“Produksi sekarang hanya tiga karung per hari. Biasanya lima karung. Penghasilan dan yang kerjanya juga dikurangi, tidak ada (uang) untuk bayar,” ujar Paniran, pemilik Pabrik Tempe Abe Jaya, di Jayapura, Kamis.

Ia menjelaskan semenjak nilai tukar dolar AS menguat, harga kedelai juga naik.

Menurut dia, para pemilik pabrik tempe tidak bisa menaikkan harga produk dengan mudah karena banyak pertimbangan yang harus dipikirkan.

“Biasanya beli kedelai Rp400 ribu/karung sekarang Rp430 ribu. Ini kerjanya lari di tempat karena keuntungan turun. Harge tempe tidak bisa naik karena kalau dinaikan pasti pembeli protes,” kata dia.

Tetapi ia mengungkapkan bila dari kalangan pemilik pabrik tempe sudah mulai berdiskusi mengenai rencana menaikkan harga tempe, tetapi hal tersebut masih menunggu perkembangan harga tukar dolar AS.

“Kita nunggu saja apa dolar ini turun. Tapi kalau harga kedelai naik lagi, mau tidak mau harga tempe harus dinaikkan. Kalau kedelai harganya kembali naik, ya, kita naikan tempe dari Rp1.000 jadi Rp1.500, tapi itu masih dimusyawarahkan,” katanya.

Paniran menjelaskan, selama ini para pemilik pabrik tempe hanya bisa menggunakan kedelai impor karena kualitas produk lokal kurang baikk.

Menurut dia kedelai lokal tidak bisa dipakai karena ukurannya besar-kecil (tidak sama), kalau kedelai impor ukurannya sama.

“Jadi ketika digiling bisa pecah semua, kalau lokal yang besar pecah yang kecil tetap bulat,” kata Paniran. (NL3)

Tags: dolar AS menguatkedelai imporpabrik tempe
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Yunus Wonda Tegaskan Dirinya Tidak Pernah Gunakan Media Sosial

Berita Selanjutnya

Pemprov Papua Apresiasi 3 Sektor Yang Dijalankan Pemkot Jayapura

Berita Terkait

IKM Jayapura Tumbuh 4 Persen, 100 Pelaku Usaha Dibina pada 2026
Kabar Daerah

IKM Jayapura Tumbuh 4 Persen, 100 Pelaku Usaha Dibina pada 2026

Avtur Naik 60 Persen, DPRK Jayawijaya Imbau Waspadai Lonjakan Harga Sembako dan Tiket Pesawat
Kabar Daerah

Avtur Naik 60 Persen, DPRK Jayawijaya Imbau Waspadai Lonjakan Harga Sembako dan Tiket Pesawat

Bank Papua–GKI Supiori Selatan Teken Kerja Sama Payroll Pendeta dan Virtual Account
Kabar Daerah

Bank Papua–GKI Supiori Selatan Teken Kerja Sama Payroll Pendeta dan Virtual Account

DPM-PTSP Jayapura dan BEI Papua Perkuat Kolaborasi Perluas Akses Pasar Modal
Kabar Daerah

DPM-PTSP Jayapura dan BEI Papua Perkuat Kolaborasi Perluas Akses Pasar Modal

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua