ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, April 17, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Masyarakat Pegubin minta Presiden Jokowi turun tangan

Masyarakat Pegubin minta Presiden Jokowi turun tangan

Oleh : nokenliv
12 Mei 2018
Di Politik dan Pemerintahan
0
Ribuan warga saat melakukan aksi damai dengan memenuhi runway bandara Oksibil, Jumat (11/5/2018)

Ribuan warga saat melakukan aksi damai dengan memenuhi runway bandara Oksibil, Jumat (11/5/2018)

Oksibil, Nokenlive – Ribuan warga Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin) meminta Presiden RI Joko Widodo untuk segera turun tangan guna mengatasi persoalan yang terjadi di wilayah yang berada di kawasan Pegunungan Tengah Papua tersebut.

Keinginan tersebut disampaikan warga saat melakukan aksi damai dengan memalang bandara, Jumat (11/5/2018).

Masyarakat dari 277 kampung pada 34 distrik se Kabupaten Pegubin yang terlihat memenuhi runway bandara juga tetap pada tuntutannya meminta Bupati setempat Constan Otemka, turun dari jabatannya.

Massa terlihat membawa senjata perang lengkap seperti panah dan parang .

Aksi tersebut sebagai bentuk kekecewaan masyarakat Oksibil terhadap kepemimpinan sang Bupati yang sudah berjalan selama 2,5 tahun ini yang tak menunjukkan tanda-tanda perubahan. Meski dana APBD yang dikucurkan mencapai triliunan rupiah dan terserap habis setiap tahunnya.

Kris Uropmabin selaku Ketua Tim Pengawal Aspirasi Masyarakat Oksibil dalam orasinya mendesak Presiden Jokowi melalui Mendagri mencopot Bupati Oksibil.

Ia juga meminta KPK segera memeriksa Bupati karena banyak kasus diduga melibatkannya namun lolos dari jeratan hukum.

“Kami masyarakat menyatakan sikap meminta Bapak Presiden Jokowi, Mendagri dan KPK segera turun ke Oksibil untuk mencopot Bupati Pegunungan Bintang,” pintanya.

Uropmabin mengklaim selama ini seluruh lapisan masyarakat baik ASN dan masyarakat di kampung-kampung menderita.

Bupati diklaim, secara semena-mena melakukan tindakan otoriter dengan memotong anggaran kampung sebesar Rp15-20 juta perkampung.

“Bahkan melakukan penunjukan penanganan proyek hanya orang di sekitarnya serta mengganti dengan tidak sesuai prosedur hukum seluruh kepala dinas di Oksibil tanpa mekanisme yang jelas,” bebernya.

Sementara itu, Kordinator Aksi, Yance Taipor yang juga salah satu ASN yang dinonjobkan Bupati mengakui bahwa sudah sebulan penuh kondisi Pemerintahan di Kabupaten Pegubin lumpuh total.

Hal ini diakibat faktor kekecewaan para pegawai negeri dan masyarakat terhadap berbagai kebijakan Bupati yang dinilai otoriter.

Bahkan Gubernur, Kapolda dan Pangdam telah datang ke Oksibil namun tak ada hasil sehingga masyarakat sudah tak percaya lagi dengan provinsi.

“Karena itu mereka meminta agar Bapak Presiden Jokowi datang bersama KPK dan Mendagri untuk memeriksa Bupati, dan menggantikan yang bersangkutan karena masyarakat sudah mendesak Bupati meletakkan jabatannya sejak 12 April lalu dengan membakar rumah bupati,” tukasnya.

Aksi massa ini kemudian berakhir pada pukul 17.00 WIT dengan aman dan damai.

Terhitung sudah sebulan sejak 12 April lalu hingga kini Bupati Pegubin, Constan Otemka tak berada di Oksibil untuk menjalankan tugasnya sesuai fungsi bupati.

(Let)

Bagikan1Tweet1KirimBagikan
Berita Sebelumnya

Wali Kota ingatkan umat Muslim untuk saling mengampuni

Berita Selanjutnya

Pasca Bom Surabaya, Polda Papua Perketat Mako

Berita Terkait

Kampung Tobati Gandeng Noken Live, Perkuat Publikasi Pembangunan Tahun 2026
Kabar Daerah

Kampung Tobati Gandeng Noken Live, Perkuat Publikasi Pembangunan Tahun 2026

Terima Pelepasan Hak Ulayat, Pemkab Puncak Segera Bangun Pusat Pemerintahan Baru di Gome
Kabar Daerah

Terima Pelepasan Hak Ulayat, Pemkab Puncak Segera Bangun Pusat Pemerintahan Baru di Gome

Otonomi Khusus Papua, Antara Janji Afirmasi dan Realita yang Tertinggal
Nasional

Otonomi Khusus Papua, Antara Janji Afirmasi dan Realita yang Tertinggal

Gelar FGD RPPLH , Papua Tengah Siapkan Arah Kebijakan Lingkungan Berkelanjutan
Kabar Daerah

Gelar FGD RPPLH , Papua Tengah Siapkan Arah Kebijakan Lingkungan Berkelanjutan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

error: Nokenlive!!
No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua