ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Senin, Juli 20, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Gelar FGD RPPLH , Papua Tengah Siapkan Arah Kebijakan Lingkungan Berkelanjutan

Gelar FGD RPPLH , Papua Tengah Siapkan Arah Kebijakan Lingkungan Berkelanjutan

Oleh : Nokenlive
16 April 2026
Di Kabar Daerah, Papua Tengah, Politik dan Pemerintahan
0
Gelar FGD RPPLH , Papua Tengah Siapkan Arah Kebijakan Lingkungan Berkelanjutan

Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Tengah, Alantino Wiay, S.STP., M.Si, (Foto/Lisa)

NABIRE, NOKENLIVE.com – Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Focus Group Discussion (FGD) I penyusunan dokumen Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Provinsi Papua Tengah Tahun 2026–2056 di Aula LPP RRI Nabire.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Tengah, Alantino Wiay, S.STP., M.Si, yang mewakili Gubernur Papua Tengah.

Dalam sambutan gubernur yang dibacakan Alantino Wiay, disampaikan bahwa Provinsi Papua Tengah memiliki luas wilayah mencapai 61.073,00 km² dengan kawasan hutan seluas 3.928.339 hektare. Kawasan tersebut terdiri atas hutan lindung seluas 2.305.953 hektare atau sekitar 58,7 persen, hutan produksi terbatas seluas 1.036.745 hektare, hutan produksi yang dapat dikonversi seluas 526.672 hektare, serta areal penggunaan lain seluas 345.229 hektare.

Menurutnya, sumber daya alam seperti tanah, air, dan udara merupakan kebutuhan dasar manusia, namun memiliki keterbatasan baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Oleh karena itu, pengelolaan yang bijaksana dan berkelanjutan menjadi hal yang sangat penting.

“Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup merupakan instrumen perencanaan yang sangat penting sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 serta Peraturan Pemerintah Nomor 26 Tahun 2025,” ujar Alantino saat membacakan sambutan gubernur.

Ia menjelaskan, RPPLH mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan pemanfaatan dan pencadangan sumber daya alam, pemeliharaan dan perlindungan kualitas lingkungan hidup, hingga pengendalian, pemantauan, serta upaya pelestarian dan mitigasi perubahan iklim.

Selain itu, dokumen RPPLH juga menjadi dasar dalam penyusunan rencana pembangunan jangka panjang dan jangka menengah daerah, sekaligus pedoman bagi pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

Melalui FGD ini, diharapkan para tenaga ahli yang bertindak sebagai fasilitator dapat membantu Kelompok Kerja (Pokja) RPPLH dalam mengidentifikasi potensi dan permasalahan lingkungan di Papua Tengah. Hasil diskusi tersebut nantinya akan digunakan untuk menyusun skenario perlindungan dan pengelolaan lingkungan serta merumuskan arah kebijakan RPPLH.

“Selanjutnya, dokumen ini akan diverifikasi di Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bagian dari proses penetapan kebijakan,” katanya.

FGD I ini menjadi langkah awal dalam penyusunan dokumen RPPLH yang diharapkan mampu menjadi landasan kuat bagi kebijakan daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan hidup di Papua Tengah untuk generasi kini dan mendatang.

(Lisa/Red)

Tags: Alantino WiayPemprov Papua Tengah Gelar FGD I Penyusunan RPPLH 2026Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Provinsi Papua TengahPlt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua TengahProvinsi Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Halal Bihalal SMAN 2 Jayapura 2026: Perkuat Toleransi dan Persaudaraan di Tengah Keberagaman

Berita Selanjutnya

Otonomi Khusus Papua, Antara Janji Afirmasi dan Realita yang Tertinggal

Berita Terkait

HUT ke-4 Papua Tengah Dimajukan ke 22 Juli 2026, Pemprov Siapkan Rangkaian Acara untuk Dorong UMKM
Papua Tengah

HUT ke-4 Papua Tengah Dimajukan ke 22 Juli 2026, Pemprov Siapkan Rangkaian Acara untuk Dorong UMKM

Meriahkan HUT ke-4 Papua Tengah, Pemprov Gelar Nobar Final Piala Dunia dan Bazar UMKM
Papua Tengah

Meriahkan HUT ke-4 Papua Tengah, Pemprov Gelar Nobar Final Piala Dunia dan Bazar UMKM

Ketum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire Raih Penghargaan Nasional IPSEA 2026 Sebagai Pemimpin Inspiratif Kewirausahaan Pemuda
Papua Tengah

Ketum BPD HIPMI Papua Tengah, Yoti Gire Raih Penghargaan Nasional IPSEA 2026 Sebagai Pemimpin Inspiratif Kewirausahaan Pemuda

Bupati Puncak Elvis Tabuni Kembali Raih IPSEA 2026, Dua Tahun Berturut-Turut Diakui atas Transformasi Daerah
Papua Tengah

Bupati Puncak Elvis Tabuni Kembali Raih IPSEA 2026, Dua Tahun Berturut-Turut Diakui atas Transformasi Daerah

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua