JAKARATA, Nokenlive.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah mendorong peningkatan investasi di Papua Tengah dengan mengangkat berbagai potensi unggulan daerah kepada para pelaku usaha di tingkat nasional.
Ketua Kadin Papua Tengah, Alexander Gobay, mengatakan upaya tersebut dilakukan melalui Kadin Indonesia dengan mengundang Gubernur Papua Tengah untuk memaparkan secara langsung berbagai potensi investasi yang dimiliki provinsi tersebut.
Menurut Alexander, Kadin Papua Tengah sebelumnya telah menyusun kajian mengenai potensi investasi Papua Tengah selama sekitar dua hingga tiga bulan. Hasil kajian tersebut kemudian diserahkan kepada pemerintah dan Kadin Indonesia sebagai bahan untuk mendorong pengembangan investasi di daerah.
“Pada prinsipnya, melalui Kadin Indonesia dan Kadin Papua Tengah mengundang Bapak Gubernur Provinsi Papua Tengah untuk memaparkan potensi investasi Papua Tengah sesuai dengan kajian investasi Papua Tengah yang Kadin Papua Tengah buat,” ujar Alexander.
Ia menyebut Kadin Indonesia memberikan apresiasi terhadap langkah Kadin Papua Tengah yang secara khusus melakukan kajian potensi investasi daerah.
Dalam pemaparan tersebut, sejumlah sektor strategis Papua Tengah diperkenalkan kepada para pelaku usaha yang tergabung dalam Kadin Indonesia. Potensi tersebut antara lain perikanan, peternakan, perkebunan, agrobisnis, pariwisata hingga sektor mineral.
Salah satu potensi yang turut disoroti adalah Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang sedang disiapkan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya pengembangan sektor pertambangan berbasis masyarakat.
Alexander mengatakan, pemaparan Gubernur Papua Tengah mendapat respons positif dari para pelaku usaha yang hadir. Menurutnya, terdapat optimisme untuk membangun kerja sama investasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan daerah.
“Kita punya mimpi bagaimana sama-sama membangun Papua Tengah sesuai dengan visi-visi Pak Gubernur, bagaimana orang asli Papua menjadi tuan di atas negeri ini, tetapi juga menguntungkan bagi para investor, dan meningkatkan PAD untuk Papua Tengah,” katanya.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu langkah penting untuk mempercepat pembangunan Papua Tengah.
Alexander berharap pengembangan investasi tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya orang asli Papua, untuk terlibat dan memperoleh manfaat dari aktivitas ekonomi di daerah.
“Inilah contoh yang baik bagaimana kita sama-sama membangun Papua Tengah ini menjadi sejahtera, makmur, tapi juga menjadi tuan di atas negerinya sendiri,” ujarnya.
(Redaksi)







Apa komentar anda ?