ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Kamis, Oktober 29, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » Dinas Tanaman Pangan Papua Tengah Siapkan Pengembangan Ubi Jalar Dan Singkong

Dinas Tanaman Pangan Papua Tengah Siapkan Pengembangan Ubi Jalar Dan Singkong

Oleh : Noken Live
8 September 2026
Di Papua Tengah
0
Dinas Tanaman Pangan Papua Tengah Siapkan Pengembangan Ubi Jalar Dan Singkong

Keterangan foto: Kepada Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah - Pilipus Gobai saat diwawancara Noken Live,di ruang kerjanya pada Selasa 8/9/2026.(Noken Live/Vanny Janggo)

NABIRE, nokenlive.com – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah menyiapkan pengembangan ubi jalar dan singkong sebagai bagian dari program prioritas pangan lokal tahun 2026.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Pilipus Gobai, kepada Noken Live di ruang kerjanya, pada Selasa 8/9/2026, mengatakan pengembangan komoditas pangan lokal menjadi salah satu fokus program yang disiapkan pemerintah.

“Yang terutama kami sedang persiapkan yakni pengembangan tanaman ubi jalar. Kita kembali ke pangan lokal yakni ubi jalar dan singkong,” katanya.

Menurutnya, selain ubi jalar dan singkong, pemerintah juga menyiapkan pengembangan sejumlah komoditas hortikultura, seperti jeruk, cabai dan tanaman pangan lainnya sesuai potensi wilayah masing-masing.

Pilipus menjelaskan, pelaksanaan program diarahkan ke kabupaten karena lokasi pengembangan dan lahan berada di wilayah kabupaten. Pemerintah provinsi akan menjalankan fungsi pemantauan serta memberikan dukungan program.

“Kami dari provinsi siapkan, kemudian kami serahkan ke kabupaten karena lokasinya di kabupaten. Kami hanya memantau di provinsi,” ujarnya.

Ia menyebut pengembangan ubi jalar dan singkong pada tahap awal diarahkan di sejumlah wilayah, termasuk Nabire, Timika dan Dogiyai. Luasan lahan yang disiapkan berbeda sesuai kondisi wilayah, yakni satu hektare di Nabire dan Timika, sementara Dogiyai mendapat luasan 0,1 hektare.

Selain pengembangan komoditas, pemerintah juga menyiapkan kegiatan pembukaan dan pembersihan lahan. Tahapan tersebut direncanakan mulai dilaksanakan sekitar Oktober hingga November 2026 setelah proses persiapan program selesai.

“Dana kami sementara dana Otsus. Besok lagi kami ada rapat dengan delapan kabupaten, terkait percepatan pembangunan Papua,” katanya.

Pilipus menambahkan, pemerintah provinsi terus mematangkan pelaksanaan program tersebut agar pengembangan pangan lokal dapat berjalan di lebih banyak wilayah Papua Tengah. Ke depan, program ditargetkan dapat diperluas ke delapan kabupaten.

(Vanny Janggo – Redaksi DA)

Tags: Dinas Tanaman PanganHortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua TengahNabirePapua TengahPemerintah Provinsi Papua TengahPilipus Gobai
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Gubernur MEPA Dorong Pasar Mama-Mama Papua Perkuat Ekonomi Rakyat

Berita Selanjutnya

Berprestasi, 18 Pelajar di Deyai Terima Laptop dari Gubernur Papua Tengah

Berita Terkait

Bupati Elvis Tabuni Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Kepala Distrik Pogoma
Papua Tengah

Bupati Elvis Tabuni Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya Kepala Distrik Pogoma

Bupati Elvis Tabuni Minta OPD Puncak Pahami Aturan SHS dan Pertanggungjawaban SPPD
Papua Tengah

Bupati Elvis Tabuni Minta OPD Puncak Pahami Aturan SHS dan Pertanggungjawaban SPPD

APBD Perubahan Puncak 2026 Capai Rp1,5 Triliun, 50 OPD Terima DPPA-SKPD
Papua Tengah

APBD Perubahan Puncak 2026 Capai Rp1,5 Triliun, 50 OPD Terima DPPA-SKPD

BPKAD Puncak Kejar Penyelesaian Proyek 2026, Kendala Keamanan dan Bencana Jadi Tantangan
Papua Tengah

BPKAD Puncak Kejar Penyelesaian Proyek 2026, Kendala Keamanan dan Bencana Jadi Tantangan

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua