ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » BMKG Ungkap 246 Titik Panas Terdeteksi di Nabire, Warga Diminta Waspadai Karhutla

BMKG Ungkap 246 Titik Panas Terdeteksi di Nabire, Warga Diminta Waspadai Karhutla

Oleh : Nokenlive
21 Agustus 2026
Di Papua Tengah
0
BMKG Ungkap 246 Titik Panas Terdeteksi di Nabire, Warga Diminta Waspadai Karhutla

Keterangan: Kepala Stasiun Metereologi kelas III Nabire, Husein./ Foto: Istimewah

NABIRE, Nokenlive.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat Kabupaten Nabire, Papua Tengah, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peringatan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya jumlah titik panas atau hotspot di wilayah Nabire, ditambah kondisi atmosfer yang disebut mendukung terjadinya kebakaran dengan cepat.

Kepala Stasiun Meteorologi kelas III Nabire, Husein, mengatakan kondisi atmosfer global saat ini dipengaruhi fenomena El Nino yang berada pada kategori sangat kuat.

“Kalau kita lihat dari indeks Nino-3.4 berkisar plus 2,77. Ini mengindikasikan bahwa El Nino masuk kategori sangat kuat atau very strong,” ujar Husein. Pada rapat penanggulangan Kebakaran Oleh Pemprov Papua Tengah yang di pimpin Pj Sekda, Silwanus Soemoele. Jumat (21/8/2026)

Menurutnya, berdasarkan prediksi BMKG, kondisi El Nino masih berpotensi berlangsung hingga akhir 2026 dan dapat berlanjut hingga awal 2027. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan kekeringan dan risiko terjadinya kebakaran di sejumlah wilayah.

Husein mengungkapkan, berdasarkan data pemantauan BMKG periode 10 hingga 19 Agustus 2026, terdeteksi sekitar 246 titik panas di wilayah Papua Tengah, dengan 113 titik di antaranya berada di Kabupaten Nabire.

Sementara pada 20 Agustus 2026, BMKG kembali mendeteksi sekitar 224 titik panas.

Menurut Husein, tingginya jumlah hotspot dalam satu hari menjadi perhatian serius karena menunjukkan peningkatan aktivitas titik panas yang cukup signifikan.

“Kita bisa ketahui dari data ini, satu hari kejadian hotspot sudah hampir menyamai data 10 hari kejadian hotspot. Ini menjadi kewaspadaan kita bersama,” katanya.

Selain peningkatan hotspot, kondisi tingkat kemudahan terbakar di sejumlah wilayah Papua Tengah juga menjadi perhatian BMKG.

Keterangan: Kebakaran lahan di area bandara Douw-Aturure Nabire

Husein mengatakan Kabupaten Nabire termasuk wilayah yang memiliki potensi sangat tinggi untuk terjadinya kebakaran.

Dalam kondisi seperti ini, sumber api kecil sekalipun dapat dengan cepat memicu kebakaran, terutama pada lahan yang kering.

“Ketika masyarakat terkena api sedikit saja, itu akan sangat mudah terbakar. Baik puntung rokok maupun membakar sampah di lahan, ini sangat memudahkan terjadinya kebakaran,” jelasnya.

Karena itu, BMKG meminta masyarakat tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya titik api, terutama selama kondisi cuaca kering.

Masyarakat diminta tidak membakar sampah sembarangan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar.

BMKG juga mengimbau warga segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran kepada BPBD Kabupaten Nabire maupun BPBD Provinsi Papua Tengah agar dapat ditangani secepatnya.

“Jika ada potensi-potensi kebakaran, segera berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Nabire maupun Provinsi Papua Tengah,” imbaunya.

BMKG mengajak masyarakat terus mengikuti informasi cuaca dan peringatan dini melalui kanal resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi atmosfer dan potensi kebakaran di wilayah masing-masing.

Redaksi

Tags: 246 Titik Panas Terdeteksi di NabireBMKGKarhutla di NabireKebakaran NabirePemprov Papua Tengah
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

SMPN 9 Jayapura Mulai Ajarkan Bahasa Enggros-Tobati, Siswa Belajar dari Sapaan Sehari-hari

Berita Terkait

Karhutla Meluas di Nabire, Pemprov Papua Tengah Kerahkan Armada Gabungan dan Siapkan Posko Darurat
Papua Tengah

Karhutla Meluas di Nabire, Pemprov Papua Tengah Kerahkan Armada Gabungan dan Siapkan Posko Darurat

Asap Tebal Ganggu Penerbangan, Bandara Nabire Terpaksa Ditutup
Papua Tengah

Asap Tebal Ganggu Penerbangan, Bandara Nabire Terpaksa Ditutup

Dinkes Papua Tengah Siapkan Pembagian Masker, Warga Diminta Waspada ISPA di Tengah Musim Kemarau
Papua Tengah

Dinkes Papua Tengah Siapkan Pembagian Masker, Warga Diminta Waspada ISPA di Tengah Musim Kemarau

Kebakaran Lahan Dekat Bandara Nabire, Polisi Kerahkan 75 Personel untuk Padamkan Api
Papua Tengah

Kebakaran Lahan Dekat Bandara Nabire, Polisi Kerahkan 75 Personel untuk Padamkan Api

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua