ADVERTISEMENT
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan
Jumat, Agustus 21, 2026
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Papua Tengah
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

Home » SMPN 9 Jayapura Mulai Ajarkan Bahasa Enggros-Tobati, Siswa Belajar dari Sapaan Sehari-hari

SMPN 9 Jayapura Mulai Ajarkan Bahasa Enggros-Tobati, Siswa Belajar dari Sapaan Sehari-hari

Oleh : Nokenlive
21 Agustus 2026
Di Pendidikan
0
SMPN 9 Jayapura Mulai Ajarkan Bahasa Enggros-Tobati, Siswa Belajar dari Sapaan Sehari-hari

JAYAPURA, Nokenlive.com – SMP Negeri 9 Jayapura mulai menerapkan pembelajaran bahasa ibu, khususnya bahasa Enggros dan Tobati, kepada para siswa pada tahun ajaran 2026/2027.

Pembelajaran tersebut menjadi bagian dari kurikulum muatan lokal dan mulai diterapkan sejak awal tahun ajaran baru. Program ini diharapkan tidak hanya membuat siswa memahami bahasa ibu secara teori, tetapi juga mampu menggunakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Plt. Kepala SMPN 9 Jayapura, Panjaitan, mengatakan penerapan bahasa Enggros-Tobati merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah Kota Jayapura terkait pembelajaran bahasa ibu melalui kurikulum muatan lokal.

“Di SMPN 9 Jayapura sudah mulai menerapkan pembelajaran bahasa ibu, khususnya bahasa Enggros dan Tobati. Saat ini sudah masuk minggu kedua dan pembelajarannya dimasukkan dalam kegiatan ekstrakurikuler,” ujar Panjaitan saat ditemui, Jumat (21/8/2026).

Menurutnya, pembelajaran bahasa ibu dimulai dari hal-hal sederhana yang dekat dengan kehidupan siswa, seperti sapaan, berhitung, mengenal benda-benda di lingkungan sekolah hingga mengenal warna menggunakan bahasa Enggros dan Tobati.

Salah satu contoh sapaan yang mulai dikenalkan kepada siswa adalah “Nansam Wani”, yang berarti “selamat pagi”.

Panjaitan berharap siswa dapat menggunakan bahasa Enggros dan Tobati bukan hanya ketika berada di sekolah, tetapi juga saat berkomunikasi dengan keluarga dan lingkungan tempat tinggal.

“Harapannya anak-anak dapat mengimplementasikan bahasa ibu ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di dalam keluarga,” katanya.

Ia menilai penerapan bahasa ibu di sekolah menjadi langkah konkret untuk menjaga dan memperkenalkan kembali bahasa daerah kepada generasi muda.

Dengan pembelajaran yang bersifat praktis, siswa tidak hanya mengetahui teori, tetapi juga memiliki kesempatan untuk menggunakan bahasa tersebut dalam aktivitas sehari-hari.

“Ini sebuah kemajuan secara konkret karena anak didik bukan saja memahami teorinya, tetapi bisa menerapkan apa yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Guru Turut Dukung Pelestarian Bahasa Ibu

Penerapan pembelajaran bahasa Enggros dan Tobati di SMPN 9 Jayapura tidak hanya mendapat dukungan dari siswa. Para guru juga berkomitmen mendukung pelaksanaan program tersebut.

Untuk siswa kelas 7, pembelajaran bahasa ibu dilakukan dengan bimbingan langsung para wali kelas. Sementara kelas 8 dan 9 mengikuti pembelajaran yang terintegrasi dalam kegiatan kokurikuler berbasis 8 Dimensi Profil Lulusan.

Setiap jenjang memiliki tema pembelajaran yang berbeda. Kelas 7 mengambil tema komunikasi dengan fokus pada bahasa ibu Enggros dan Tobati. Kelas 8 mengangkat tema keterampilan melalui keterampilan lokal dan daur ulang, sedangkan kelas 9 mengambil tema kesehatan yang diintegrasikan dengan Kurikulum Anti Narkoba (IKAN).

Sekolah juga mendapat dukungan dari seorang Duta Bahasa Ibu, Ilsah, S.Pd., yang turut membantu proses pembelajaran bahasa Enggros dan Tobati di SMPN 9 Jayapura.

Panjaitan berharap penerapan pembelajaran bahasa ibu dapat dilakukan secara konsisten di berbagai satuan pendidikan di Kota Jayapura, mulai dari TK, SD, SMP hingga SMA/SMK.

Menurutnya, upaya tersebut penting agar bahasa daerah tetap hidup dan dikenal oleh generasi muda di tengah perkembangan zaman.

“Semoga semua satuan pendidikan di Kota Jayapura bisa satu gerak langkah dalam mengimplementasikan pembelajaran bahasa ibu sebagai bagian dari kurikulum muatan lokal,” pungkasnya.

(Melviandres Pamanggori/Redaksi)

Tags: Bahasa IbuSiswa belajar Bahasa Tobati - EnggrosSMPN 9 Jayapura
BagikanTweetKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Karhutla Meluas di Nabire, Pemprov Papua Tengah Kerahkan Armada Gabungan dan Siapkan Posko Darurat

Berita Selanjutnya

BMKG Ungkap 246 Titik Panas Terdeteksi di Nabire, Warga Diminta Waspadai Karhutla

Berita Terkait

Disdikbud Mamberamo Raya: Seni dan Budaya Harus Bangkit dengan Gayanya Sendiri
Pendidikan

Disdikbud Mamberamo Raya: Seni dan Budaya Harus Bangkit dengan Gayanya Sendiri

Siapkan Siswa Berprestasi ke Tingkat Nasional, SMKN 2 Jayapura Gelar Lomba Literasi dan Numerasi
Pendidikan

Siapkan Siswa Berprestasi ke Tingkat Nasional, SMKN 2 Jayapura Gelar Lomba Literasi dan Numerasi

SLB Negeri 1 Jayapura Meriahkan Hari Pramuka ke-65 dengan Beragam Lomba
Pendidikan

SLB Negeri 1 Jayapura Meriahkan Hari Pramuka ke-65 dengan Beragam Lomba

SMK 3 Jayapura Dapat Revitalisasi Rp2,045 Miliar, Prioritas Perbaikan Bengkel Praktik
Pendidikan

SMK 3 Jayapura Dapat Revitalisasi Rp2,045 Miliar, Prioritas Perbaikan Bengkel Praktik

Berita Lainnya

Apa komentar anda ?

Nokenlive - Berita Papua Terkini

Menyuarakan Pembangunan di Papua dalam Berbagai Aspek Kehidupan

Ikuti Kami

  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Advertise
  • Syarat dan Ketentuan
  • Contact
  • Ketentuan Penggunaan

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua

Selamat datang kembali

Masuk dengan akun anda

Lupa kata sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email untuk mereset kata sandi

Masuk

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
  • Redaksi Nokenlive.com
  • Papua Terkini
  • Papua Pegunungan
  • Politik dan Pemerintahan
  • Ekonomi & Bisnis
  • PAPUA SELATAN
  • Kabar Daerah
  • Kabar Port Numbay
  • Hukum & Kriminal

© 2018 Nokenlive - Berita Terkini Seputar Papua