ILAGA, nokenlive.com — Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, mulai memfokuskan langkah pemulihan pemerintahan pascakerusuhan yang menyebabkan sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah mengalami kerusakan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Puncak Elvis Tabuni dalam Rapat Koordinasi Terpadu yang digelar di Aula Negelar, Ilaga, Jumat (14/8/2026), yang dipimpin langsung Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa.
Selain membahas polemik Dana Kampung Tahun Anggaran 2026, rakor tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Puncak bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Forkopimda, kepala distrik dan kepala kampung untuk membahas langkah pemulihan pemerintahan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.
Elvis mengatakan, kerusakan sejumlah kantor pemerintahan membuat aktivitas pemerintahan untuk sementara harus dipindahkan ke lokasi alternatif.
“Akibat sejumlah kantor pemerintahan mengalami kerusakan, untuk sementara kegiatan pemerintahan akan dijalankan dari Guest House Elvis Tabuni,” ujar Elvis.
Menurutnya, pemerintah juga menyiapkan rencana pembangunan kantor sementara di lokasi tersebut. Langkah itu dilakukan agar aparatur pemerintahan tetap dapat bekerja dan pelayanan publik kepada masyarakat tidak terhenti.

“Kami juga merencanakan pembangunan kantor sementara di lokasi tersebut sehingga pelayanan pemerintahan dapat kembali berjalan dengan lebih baik,” katanya.
Bupati berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan dukungan terhadap pembangunan fasilitas pemerintahan sementara tersebut. Dukungan tersebut dinilai penting agar roda pemerintahan Kabupaten Puncak dapat segera berjalan secara normal setelah sejumlah fasilitas mengalami kerusakan.
Selain pemulihan fasilitas, Elvis menekankan pentingnya menjaga situasi keamanan dan membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Ia mengajak seluruh kepala kampung, kepala distrik, jajaran pemerintah daerah, aparat keamanan serta masyarakat untuk menyelesaikan setiap persoalan melalui komunikasi dan dialog, bukan dengan tindakan yang dapat merusak fasilitas umum maupun mengganggu pelayanan masyarakat.
“Kita boleh berbeda pendapat, tetapi kita tetap satu keluarga. Kita semua mempunyai tujuan yang sama, yaitu membangun Kabupaten Puncak dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Puncak berharap proses pemulihan dapat segera dilakukan secara bersama-sama, sehingga pelayanan publik kembali normal dan agenda pembangunan di Kabupaten Puncak tetap berjalan.
(Lisa – Redaksi DA)







Apa komentar anda ?