TIOM, Nokenlive.com – Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya bergerak cepat menindaklanjuti informasi meninggalnya seorang warga Kampung Wunabunggu, Distrik Melagi, yang diduga menjadi korban ledakan pada Sabtu (6/6/2026).
Atas arahan Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom, S.Pd, dan Wakil Bupati Fredi Ginia Tabuni, ST, tim pemerintah daerah yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya, Tendien Wenda, S.Th. bersama Kapolres Lanny Jaya, Dandim 1713/Lanny Jaya, DPRK, pimpinan OPD, serta Kepala Distrik Melagi turun langsung ke lokasi guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di masyarakat.
Dari hasil peninjauan dan keterangan saksi di lapangan, diketahui korban bernama Desina Weya (18) meninggal dunia akibat ledakan yang terjadi saat dirinya bersama beberapa rekannya membakar kelapa hutan.
“Ketika korban berjalan menjauh dari titik pembakaran, tiba-tiba terjadi ledakan yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar Sekda Tendien Wenda.
Pasca kejadian, rekan-rekan korban mengalami trauma dan kepanikan. Jenazah korban sempat ditinggalkan di lokasi sebelum akhirnya keluarga bersama masyarakat melakukan pemakaman pada Minggu (7/6/2026) sesuai tradisi setempat.
Sekda menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial yang menyebut korban meninggal akibat bom yang dijatuhkan dari helikopter atau pesawat tidak sesuai dengan fakta yang diperoleh dari saksi mata di lokasi kejadian.
“Berdasarkan keterangan saksi yang berada di tempat kejadian, ledakan berasal dari lokasi kejadian itu sendiri, bukan dari bom yang dijatuhkan dari udara. Namun untuk memastikan sumber dan jenis bahan peledak, diperlukan investigasi dan olah tempat kejadian perkara oleh pihak berwenang,” jelasnya.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lanny Jaya juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta menyerahkan bantuan sembako sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang berduka dan masyarakat setempat.
Kehadiran pemerintah daerah mendapat apresiasi dari masyarakat. Selain menyampaikan terima kasih atas respon cepat pemerintah, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya permintaan agar pemerintah memperhatikan kondisi keamanan di Distrik Melagi sehingga masyarakat yang mengungsi dapat kembali ke kampung, berkebun, dan anak-anak dapat melanjutkan pendidikan dengan aman.
Masyarakat juga berharap adanya dukungan bantuan kebutuhan pokok dan jaminan keamanan yang lebih baik di wilayah tersebut. Aspirasi tersebut diterima langsung oleh jajaran Pemerintah Daerah bersama pimpinan TNI dan Polri untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Pemkab Lanny Jaya berharap hasil klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus mencegah munculnya spekulasi yang tidak berdasar. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan bantuan, menampung aspirasi warga, serta menjaga stabilitas keamanan dan kehidupan sosial masyarakat di Distrik Melagi maupun Kabupaten Lanny Jaya secara umum.
(Humas Lanny Jaya/Redaksi)





Apa komentar anda ?