JAKARTA, Nokenlive.com – Partai Demokrat dan Partai Gerindra bersama keluarga almarhum Dinard Kelnea serta masyarakat Nduga menyatakan dukungan politik kepada Maniap Kogoya untuk mengisi sisa masa jabatan Wakil Bupati Nduga.
Pernyataan sikap tersebut disampaikan pada 28 April 2026 sebagai upaya menjaga stabilitas pemerintahan dan kesinambungan pembangunan di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.
Dalam pernyataannya, dukungan kepada Maniap Kogoya disebut bukan sekadar kepentingan politik, tetapi bentuk komitmen melanjutkan visi dan misi “DIY0” yang telah diperjuangkan bersama demi masa depan Nduga yang aman dan berkeadilan.
Mereka menegaskan, proses pengisian jabatan Wakil Bupati harus berjalan sesuai konstitusi, peraturan perundang-undangan, serta mekanisme resmi pemerintahan daerah. Selain itu, keputusan partai politik pengusung dan stabilitas sosial masyarakat juga harus menjadi pertimbangan utama.
Koalisi ini juga meminta agar proses tersebut mendapat pengawalan serius dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) guna memastikan seluruh tahapan berjalan objektif, transparan, dan sesuai hukum.
“Proses ini harus bebas dari penyimpangan prosedur, intervensi kepentingan, maupun praktik yang berpotensi menimbulkan cacat hukum,” demikian pernyataan sikap tersebut.
Selain itu, mereka mengingatkan pentingnya menjunjung prinsip demokrasi yang sehat, termasuk menghindari penyalahgunaan jabatan, praktik politik transaksional, serta memastikan seluruh tahapan mengacu pada ketentuan hukum yang berlaku.
Berikut ini adalah pernyataan siap yang di sampaikan oleh Partai pengusung dan Masyarakat Nduga :
Oleh karena itu, kami meminta:
- Ketua DPRK Nduga dan Ketua Pansus untuk tidak melanjutkan proses sebelum adanya keputusan resmi dari pimpinan Partai Demokrat dan keputusan final yang sah secara hukum.
- Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Pegunungan untuk menjalankan fungsi pembinaan pemerintahan daerah secara objektif serta menjaga stabilitas politik dan keamanan daerah.
- Menteri Dalam Negeri Republik Indonesiauntuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum dan tidak menjadi sumber konflik horizontal di Kabupaten Nduga.
- Seluruh kader Partai Demokrat dan Partai Gerindra untuk tetap solid mengawal keputusan politik partai dalam memenangkan dan mendukung MANIAP KOGOYA secara sah dan bermartabat.
- Masyarakat Sipil dan JW Integrity Watch sebagai Penjaga Konstitusi Indonesia untuk terus mengawasi dan menjaga integritas proses demokrasi ini.
Sejumlah pihak pun diminta mengambil peran, di antaranya DPRK Nduga agar menunda proses sebelum ada keputusan resmi partai, pemerintah provinsi untuk menjaga stabilitas daerah, serta Kemendagri untuk memastikan legalitas dan mencegah konflik.
Seluruh kader Partai Demokrat dan Gerindra juga diimbau tetap solid mengawal keputusan partai, sementara masyarakat sipil diminta ikut mengawasi jalannya proses demokrasi.
Mereka menegaskan, Nduga membutuhkan kepastian hukum dan legitimasi politik yang kuat, bukan konflik maupun kepentingan sempit.
“Perjuangan ini bukan sekadar soal jabatan, tetapi menjaga marwah demokrasi dan kepercayaan rakyat,” tegas pernyataan tersebut.
Dengan dukungan ini, Maniap Kogoya diharapkan dapat melanjutkan sisa masa jabatan Wakil Bupati Nduga secara sah, konstitusional, dan bermartabat.
(Redaksi)





Apa komentar anda ?