WAMENA, Nokenlive.com – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD dan Otonomi Khusus (Otsus) Tahun 2027 di Hotel Baliem Pilamo, Senin (27/4/2026).
Kegiatan yang dibuka Gubernur Papua Pegunungan, Jhon Tabo, ini menjadi forum strategis untuk menyusun arah pembangunan daerah sekaligus menyelaraskan program pusat dan daerah.
Dalam sambutannya, Jhon Tabo menegaskan pentingnya akurasi data Orang Asli Papua (OAP) sebagai dasar penentuan kebijakan dan besaran anggaran, termasuk Dana Alokasi Umum (DAU) dan dana Otsus.
Ia menargetkan pendataan OAP di seluruh kabupaten harus rampung dalam waktu empat bulan, mulai Mei hingga Agustus 2026.
“Data ini menentukan masa depan Papua Pegunungan. Harus valid dan selesai tepat waktu,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Bapperida Papua Pegunungan, Marthen Kogoya, menyebut Musrenbang difokuskan pada perencanaan yang berbasis kebutuhan nyata masyarakat serta terintegrasi lintas sektor.
Adapun tema pembangunan 2027 adalah percepatan pembangunan manusia dan layanan dasar yang inklusif guna meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur juga mengakui Papua Pegunungan masih menghadapi tantangan besar, mulai dari tingkat kemiskinan hingga kondisi geografis yang sulit, sehingga membutuhkan dukungan kuat dari pemerintah pusat, termasuk Bappenas.
Meski kapasitas fiskal daerah menurun, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah tetap optimistis dan fokus bekerja untuk kepentingan masyarakat.
Musrenbang RKPD dan Otsus Papua Pegunungan Tahun 2027 pun secara resmi dibuka dengan harapan menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
(Tundemin/Redaksi)





Apa komentar anda ?